HTTP Status[404] Errno [0]

Mapesse, Pil Pahit BLT-DD Tahap Pertama Desa Kanrung Tidak Berkeadilan

27 May 2020 21:54
Mapesse, Pil Pahit BLT-DD Tahap Pertama Desa Kanrung Tidak Berkeadilan
Salah satu rumah yang Daftar BLT-DD
BugisPos — Penyaluran BLT-DD tahap pertama Desa Kanrung, Jumat lalu usai dilaksanakan secara door to door kepada 150 Kepala Keluarga ( KK ) pada 6 dusun di desa itu. Penyaluran BLT-DD tersebut menurut Kepala Desa Kanrung, hasil Musyawarah Desa Khusus (Musydeshus ) Pemerintah Desa Kanrung, Selasa lalu, yang ditetapkan setelah dilakukan verifikasi dan validasi data yang diserahkan masing-masing kepala dusunnya.
Namun dari hasil penetapan tersebut, mendapat tanggapan kritis oleh Nurzaman Razaq, Ketua Umum Lsm “Bersatu” Kabupaten Sinjai yang menilai, penetapan tersebut tidak berdasar aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan regulasi peruntukannya yakni, dalam hal pendataan dan penyaluran BLT-DD tersebut, Pemerintah Desa Kanrung sama sekali tidak memperhatikan beberapa faktor diataranya,
1. Memprioritaskan beberapa sektor profesi yang kehilangan penghasilan, terkait dampak covid-19.
2. Mempertimbangkan kerentanan baru akibat pengurangan aktivitas sosial dan ekonomi, maka selayaknya desa memprioritaskan rumah tangga terdampak covid-19.
3. Secara spesifik, rumah tangga terdampak yang menggantungkan hidup atau nafkah dari pekerjaan tertentu., Seperti pedagang asongan atau PKL disekitar lembaga pendidikan atau ponpes, pelaku transportasi publik, pedagang pasar tradisional dan buruh pasar, pekerja dirumahmakan atau PHK, Semua itu kan terdampak dan berpotensi menjadi keluarga miskin baru akibat dampak covid-19.
4. Kehilangan pekerjaan atau mata pencaharian adalah kriteria utama,
5. Adanya warga yang memiliki keluarga yang berpenyakit kronis / menahun.
“Lanjut Nurzaman Razaq, BLT-DD dikucurkan sama sekali bukan hanya diperuntukkan bagi warga miskin yang tidak menerima program PKH, BPNT, dan BPNT Perluasan dan atau warga miskin yang terdata dalam DTKS semata, yang terjadi di Desa Kanrung, lanjut Nurzaman Razaq, pendataan yang dilakukan kepala dusun untuk warga calon penerima BLT-DD, berdasarkan 14 kriteria, sebagaimana yang ditugasi oleh Kepala Desa Kanrung, Buhari Hamid dalam bentuk Surat Tugas Pendataan”. Ucap Nurzamanm
Kepala Dusun Sabbang, Muh.Nur yang dikonfirmasi media ini di sela-sela rapat Musydeshus Desa Kanrung, Selasa lalu mengatakan, diceretnya nama Verawati sebagai calon penerima BLT-DD, karena yang bersangkutan memiliki rumah batu, memiliki aliran listrik sendiri dan mempunyai kendaraan bermotor serta memiliki harta di bawah Rp500 ribu yang bisa dijual.
“Menurut Muh.Nur, pihaknya berpatokan dengan 14 kriteria sebagaimana yang ditugasi oleh Kepala Desa Kanrung. Ketika di cros chek dengan warga lain yang didata dan lolos verifikasi sama persis yang dialami Verawati, Muh.Nur tidak berkomentar hanya berdalih saya hanya jalankan apa yang ditugaskan oleh kepala desa pak“, kata Muh.Nur
Masalahnya, kenapa kepala dusun langsung mencoret sementara dia hanya selaku pendata. Hal inilah yang disesali Ketua BPD Kanrung, bagaimana bisa nama verawati ikut diverifikasi, sementara tidak ada namanya yang diusulkan oleh kepala dusunnya. Meski jauh sebelumnya, telah diwanti-wanti oleh Ketua BPD kanrung, agar Verawati mendapat perhatian dalam pendataan.
Ketika di forum Musydeshus, MUh.Nur terkesan sebagai tim verifikasi yang semau dia meminta mencoret nama yang telah diverifikasi dan memasukkan nama warga untuk menerima BLT-DD tanpa lagi dilakukan pendataan di lapangan.
Kenyataan seperti ini, kepala desa pun mengikut menyetujui keiingnan kepala dusunnya dengan mengabaikan aspirasi BPD Kanrung, dengan tetap ngotot meenerapkan 14 kriteria.
Sementara di balik penetapan dan penyaluran BLT-DD di Kanrung, adakah mereka yang menerima BLT-DD sudah sesuai dengan 14 kriteria itu, tanya Nurzaman Razaq. “ Hal seperti ini perlu uji data dan fakta di lapangan,” minta Nurzaman dengan tegas.
Sementara Asisten Bidang Adminitrasi Setdakab Sinjai, H.Muhlis Isma yang dikonfirmasi, Kamis lalu di sela-sela penyerahan LT-DD di Desa Bonto menekankan, dana BLT-DD ini diperuntukkan bukan hanya bagi warga miskin yang bukan penerima PKH dan BPNT, tetapi lebih dikhususkan bagi warga yang terdampak akibat wabah virus corona ( Covid-19 ), seperti putus penghasilan, dana tau putus pekerjaan serta warga yang miliki keluarga yang sakit menahun atau kronis. “ Itu yang harus dipahami dulu,” tandasnya.
Dia menambahkan, kalau ada warga seperti keluarga Verawati yang kehidupan rumah tangganya terkena imbas covid-19, itu yang harus diutamakan. Jangan dilihat dari bentuk rumahnya yang rumah batu, ada aliran listrik atau hanya dilihat secara kasat mata. Tetapi harus betul-betul dicermati bahwa keluarga ini, salah satu dari mereka yang sebagai tulang punggung keluarga, putus penghasilan dari pekerjaannya yang saat ini berstatus “ dirumahkan “ oleh perusahaan tempat bekerjanya. Sehingga tidak ada lagi yang bisa diharapkan dalam kondisi seperti ini.
Menurut Muhlis Isma, dalam hal pendataan tidak lagi harus bersandar pada 14 kriteria atau 9 kriteria. Karena kalau itu yang diterapkan, tentu banyak warga yang tidak masuk kriteria.
“ Saya berharap agar masalah Verawati dapat dikordinasikan baik dengan unsur kepala desa, Ketua BPD dan Kepala Dusunnya,” harap Muhlis Isma disamping Camat Sinjai Tengah dan Kabag.Organisasi Pemkab Sinjai, Muh.Tamsil, seraya menambahkan, kenapa harus dipersulit sepanjang masih ada dananya yang tersisa. Karena yang mau dibantu ini adalah warga desa sendiri.
Lebih jauh Muhlis Isma menegaskan, kalaupun dana BLT-DD akan disalurkan besok ( Jumat ), sementara nama yang bersangkutan belum terdata, hal itu bisa saja dibijaksanai dengan menyisipkan nama yang bersangkutan oleh kepala desa atas persetujuan Ketua BPD nya di tandai berita acara.
“ Hal seperti itu, tidak melanggarji sepanjang yang bersangkutan benar-benar layak dibantu. Karena yang nanti jadi masalah, sebenarnya layak dibantu namun tidak dibantu,” ungkap Muhlis.
Sumber : (Rasyid)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya