Madeceng, TPM Beserta P3A Gelar Penelusuran Daerah Irigasi

30 May 2020 19:31
Madeceng, TPM Beserta P3A Gelar Penelusuran Daerah Irigasi
Tim penelusuran terdiri atas Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Konsultan Pendukung, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Tokoh Masyarakat

BugisPos- Tim Penelusuran Daerah Irigasi Itterung berjalan di pematang sawah dengan kondisi medan berlumpur sekitar kurang lebih 1 Km untuk sampai di lokasi kolam daerah irigasi Itterung hari ini, Sabtu 30 Mei 2020.

Tim penelusuran terdiri atas Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Konsultan Pendukung, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Tokoh Masyarakat serta anggota lainnya.

Menurut salah seorang TPM Jalaluddin bahwa kegiatan penelusuran daerah irigasi ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang akurasi kondisi daerah irigasi ditinjau dari beberapa kondisi mulai dari saluran, bangunan serta kolam daerah irigasi tersebut.

” Hari ini kondisi daerah irigasi Itterung telah kita telusuri, ada beberapa hal yang perlu perbaikan sesuai pantauan di lapangan serta masukan dan usulan dari P3A, bersama tokoh masyarakat yang hadir mendampingi diantaranya pada bangunan sadap B1.1 perlu adanya pintu pembagi, pada saluran ada bangunan jembatan hewan/traktor serta pada ujung kolam air perlu pasangan batu karena pasangannya ambruk dimakan usia,” ulas Jalaluddin.

Muh Yunus sebagai salah seorang ketua P3A di daerah irigasi Itterung yang hadir dalam penelusuran membenarkan akan masukan serta usulan yang dimaksud diatas, selain itu kami juga mengusulkan agar pada kolam irigasi agar diadakan pengerukan karena mengalami pendangkalan akibat sedimen lumpur tanah yang menutupi kedalaman kolam.

” Mudah – mudahan melalui penelusuran ini seperti yang disampaikan TPM, akan dimuat dalam dokumen PSETK yang nantinya dapat menjadi bahan acuan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam memberikan informasi akan kondisi daerah irigasi ini kedepannya dapat mendapatkan bantuan rehabilitasi daerah irigasi ini,” harap Yunus.

Kata seorang TPM lainnya Andi Sumange Alam menyatakan, bukan hanya informasi kondisi irigasi, namun kondisi sosial, ekonomi, kelembagaan pun juga turut mereka bahas bersama dengan Tim penelusuran.

” Seluruh informasi sosial, ekonomi, kelembagaan kami bahas bersama – sama demi memperoleh informasi yang akurat dimana nantinya informasi ini akan dituangkan menjadi sebuah laporan dokumen PSETK yang nantinya menjadi panduan informasi bagi pemerintah untuk memberikan bantuan dana dalam merehabilitasi daerah irigasi kedepannya, tukas Sumange Alam.

Penulis : Sadli

Editor : Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya