Paccei, Perwali Protokol Kesehatan Jangan Gaya-gayaan ji Saja

02 June 2020 20:42
Paccei, Perwali Protokol Kesehatan Jangan Gaya-gayaan ji Saja

BugisPos — Perwali Protokol Kesehatan kota Makassar, hingga hari ini, Selasa, 2/6/20, terkesan hanya dilaksanakan setengah hati oleh Pemkot Makassar dan jajarannya hingga di tiingkat RT RW.

Faktanya, sejumlah usaha di Makassar yang sudah diizinkan beroperasi hingga di tingkat warkop dan penjual PKL, umumnya disinyalir belum juga disentuh oleh aksi sosialisasi dan pengawasan dari pihak kecamatan hingga tingkat RT RW.

Di beberapa warkop sesuai hasil pantauan BugisPos, belum pernah ada aparat atau tim sosialisasi dari pihak kecamatan yang datang melakukan sosialisasi atau teguran mereka melaksanakan protokol kesehatan.

Sementara hari ini orang yang positif Covid-19 sudah tembus 450 orang di kota Makassar, ODP 135 orang dan 329 PDP.
Sesuai Perwali Protokol Kesehatan kota Makassar, gugus tugas penanganan Covid-19 dibentuk sampai di tingkat kecamatan yang melibatkan RT RW dan LPM, namun faktanya di lapangan mereka terkesan tumpul. Akibatnya terlihat masih begitu banyak warga yang keluar rumah tanpa pakai masker, bergerombol pada satu tempat tanpa menjaga jarak.

Di sejumlah toko penjual barang campuran juga unumnya terlihat tidak menyiapkan tempat cuci tangan, bahwa penjaga warung mereka kebanyakan tidak pakai masker.

“Harusnya Pj Walikota yang juga adalah ketua gugus tugas penanganan Covid-19 bersikap tegas kepada aparat bawahannya hingga ke tingkat camat dan lurah, untuk disiplin melakukan sosialisasi dan pengawasan atas pelaksanaan protokol kesehatan, yang diatur dalam Perwali Protokol Kesehatan.

Jangan sampai Perwali ini hanya sebatas gaya-gayaan ji saja.

Pemeribyahan ini bukan pada teori tetapi harus aksi di lapangan” kata Dhayat, tokoh masyarakat di Panakkukang (darna)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya