Ini Tauwwa Penjelasan Jubir Gugus Tugas Terkait Lambatnya Informasi Pasien Positif

03 June 2020 14:25
Ini Tauwwa Penjelasan Jubir Gugus Tugas Terkait Lambatnya Informasi Pasien Positif
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, H.Muh.Daud Kahal.

BugisPos.- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Bulukumba H.Muh.Daud Kahal, akhirnya angkat bicara soal lambatnya informasi dari Jubir terkait beredarnya informasi dua orang warga Bulukumba dinyatakan positif Covid 19 dan sudah dirujuk ke Makassar.

Bahkan beragam informasi yang beredar di dunia maya, baik di group WhatsApp maupun di Facebook.

Menyikapi hal tersebut, Juru Bicara ( Jubir ) Gugus Tugas Covid 19 Bulukumba HM.Daud Kahal menyampaikan permohonan maaf.

Dihubungi media ini Rabu (3/6),  Daud mengaku memahami adanya komplain dari kerabat yang ditujukan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atas lambatnya informasi.

” Hal tersebut adalah hal yang wajar dan kami terima itu sebagai kritikan yang positif. Selaku jubir yang menginformasikan Penanganan Covid-19 di Kab. Bulukumba, tentu harus menyampaikan informasi yang akurat, sehingga data resmi dari pihak terkait adalah hal yang harus kami miliki,” terang Daud.

Disamping itu, masih kata H.Muh.Daud, juga tetap menjaga psikologi masyarakat.
Karena informasi yang terpublis terkadang ditanggapi dalam persepsi yang beragam dan bisa memicu kontroversi, sehingga memang dia harus berhati-hati untuk menetukan momentum.

Bisa jadi sambung Daud, publikasi yang terlalu dini,  dapat menyulitkan petugas untuk melakukan penanganan, sehingga ini yang perlu menjadi perhatian. Apalagi katanya, dia terikat dengan aturan untuk menjaga kerahasiaan identitas pasien.

” Kami mohon maaf, namun kami menjamin bahwa informasi yang kami sampaikan memang sumbernya valid dari lembaga yang berwenang,” sebut mantan Sekwan Bulukumba ini.

Daud menambahkan, hasil pemeriksaan Swab pasien positif bersumber dari Laboratorium RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, yang disampaikan ke Dinkes Bulukumba.

” Jadi sampai saat ini belum ada informasi yang diterima oleh Dinkes terkait pemeriksaan Swab kedua, karena Pasien positif akan menjalani 2 kali pemeriksaan Swab selama masa isolasi dan perawatan 14 hari. Apabila dalam pemeriksaan tersebut hasilnya negatif, maka berarti akan dinyatakan sembuh,” papar HM.Daud yang juga Kadis Kominfo Bulukumba.

Dan menurut Daud, pihaknya telah mendapatkan konfirmasi atas hasil pemeriksaan kedua pasien dari pihak Dinkes, bahwa mereka masih positif.

” Kami berharap semoga semua pasien yang berstatus positif corona, segera sembuh dan kita juga berharap tidak ada lagi warga khususnya di Bulukumba yang terpapar covid 19,” harap Daud.- ( Suaedy )

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya