Ommale, Negatif ji Covid 19, Suami Tuntut Jenazah Dipindahkan

03 June 2020 19:14
Ommale, Negatif ji Covid 19, Suami Tuntut Jenazah Dipindahkan
Andi Baso Ryadi Mappasule beserta Almh. Nurhayani Abram

BugisPos — Andi Baso Ryadi Mappasulle (46), warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan akan menggugat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel secara hukum.

Gugatan dilayangkan berkaitan dengan almarhumah Nurhayani Abram (48) istrinya yang dimakamkan di kompleks pemakaman Macanda, Kabupaten Gowa yang khusus untuk jenazah covid-19 pertengahan Mei lalu.

“Saya akan melakukan langkah hukum, meminta jenazah istri saya untuk dipindahkan dari pekuburan khusus covid di Macanda” kata Ryadi kepada BugisPos, Rabu, (3/6/2020),

Ryadi tidak terima jenazah istrinya diperlakukan sebagai pasien covid, mulai dari penanganan jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara hingga pemakaman pada 16 Mei yang lalu di Macanda oleh petugas tim gugus berpakaian APD lengkap, dikawal banyak petugas kepolisian dan TNI.

Belakangan ternyata, hasil pemeriksaan Swab dari RS Bhayangkara menyatakan negatif.

“Tidak ada hak bagi tim gugus untuk menahan saya karena buktinya hasil pemeriksaan swab istri saya negatif artinya bukan PDP covid,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sejumlah media sebelumya bahwa ketika istrinya wafat, dia dan dan putri-putrinya sangat keras untuk mempertahankan jenazah istri agar bisa dipulangkan dan makamkan sendiri bukan di pekuburan khusus covid.

Tapi sebaliknya, dia mengatakan, justru mendapatkan perlakukan tak semestinya dari tim gugus yang saat itu juga ada puluhan tentara dan polisi.

Dia mengaku nyaris diborgol, sempat tidur di bawah mobil yang ada jenazah istrinya untuk menghalangi. Putrinya juga memeluk mobil itu tapi upaya tidak berhasil. Aparat keamanan itu mengangkat dan menghalangi mereka, kemudian membawa jenazah istrinya.

Tapi, menurutnya, sepekan kemudian, 22 Mei keluar hasil pemeriksaan swab yang ternyata negatif.

Lanjut Ryadi, karena status PDP terhadap almarhumah istrinya itu, dirinya merasa banyak dirugikan.

“Karena status PDP itu, saya dapat sanksi sosial. Dikucilkan dari keluarga, semua bisnis tidak ada yang jalan, karena mereka memandang aib kepada kami,” katanya.

“Jelas-jelas swab negatif tapi apa tindakan tim gugus dalam hal ini pemerintah untuk memulihkan nama baik kami sekeluarga, namun itu semua tidak ada. Saya menuntut tim gugus tugas agar jenazah istri saya harus dipindahkan. Saya akan gugat tim gugus. Biarlah kasus istri saya ini jadi penolong bagi kasus serupa yang juga jadi korban. Tidak hanya di Makassar tapi juga di daerah lain,” tambah Ryadi.

“Kami akan carikan pembanding terhadap pasien PDP yang lain, apakah perlakuannya sama dengan kami, ataukah cuma kami yang masyarakat biasa saja yang dikenakan standar WHO sedangkan mereka diberlakukan istimewa,” pungkasnya.

Terpisah, Arum Spink anggota DPRD Provinsi Sulsel dari fraksi Nasdem mengatakan Apa yang dilakukan Andi. Baso Ryadi Mappasulle adalah manifestasi dari penegakan nilai-nilai hukum.

Yang diperjuangkan adalah hak yang melekat pada dirinya sebagai warga negara. Kita semua wajib menghargai dan mengapresiasi langkah-langkah tersebut. Soal apakah yangg dilakukan tim gugus Covid 19 terhadap Almarhum istrinya sudah sesuai pada mekanisme dan protokol sebagaimana digariskan,  pada akhirnya akan diuji di ruang-ruang pengadilan. Kita tunggu saja hasilnya.

“Selain mekanisme itu,  ruang DPRD juga bisa digunakan untuk memperjuangkan hak-hak warga. Jika pun mau menggunakan ruang itu, kami juga siap memfasilitasi khususnya di Komisi E,” tegasnya.

Rasa duka tentu kami haturkan kepada keluarga   yang ditinggalkan. Almarhumah juga kita doakan semoga mendapat tempat yang layak di sisi Allah Subhanahu Wataala.

Tim Gugus Tugas Covid 19 Provinsi Sulsel yang juga Kadinkes Sulsel Ichsan Mustari ketika dihubungi BugisPos hingga berita ini dibuat belum memberikan komentarnya, padahal WA sudah dibaca dan telepon tidak diangkat.

Sumber : One

Editor :Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya