Bibit Alpukat Jenis Aligator Tembus mi ke Luar Enrekang

12 June 2020 00:04
Bibit Alpukat Jenis Aligator Tembus mi ke Luar Enrekang
Kahar, Kades Cendana, dipilihnya pembibitan alpukat Aligator ini, karena sangat menjanjikan nilai harga dan pendapatan kepada warga

BugisPos — Pemerintah Desa Cendana, kec Cendana, Kab Enrekang Targetkan dengan Anggaran Dana Desa (ADD) akan budidaya bibit Alpukat jenis Aligator dengan sistim sambung pucuk (grafting) saat di temuia di tempat pembibitan binaan, dari Kelompok Penangkar Bina Tani, Rabu 20/06/2020

Kahar, Kades Cendana, dipilihnya pembibitan alpukat Aligator ini, karena sangat menjanjikan nilai harga dan pendapatan kepada warga, perawatannya pun tidak rumit, disamping juga sebagai nutrisi kesehatan, pemasarannya pun tidak susah apa lagi konsumen banyak peminat, baik berupa bibit maupun dari buah hasilnya.

Dijelaskan bahwa alpukat aligator ini tidak terlalu tinggi hanya 2,5 meter – 3 meter dengan jangka waktu berbuah ± 3 tahun dan buahnya pun lebat dan besar dengan daya berat dua biji alpukat bisa sampai 1,5 kg, yang herannya pohon alpukat ini bisa berbuah dua kali setahun, tandasnya

Ditambahkan, setelah realisasi ADD ia akan gandeng Kelompok Penangkaran Bina Tani yang ada di desanya. Dan kelompok inilah yang akan membina sampai mandiri sehingga warga dapat terbantu pendapatnya, harap Kades.

Di tempat yang sama Nasrul pemilik lahan bibit alpukat binaan dari (Kelompok Penangkaran Bina Tani) ia sangat merasakan nilai jual bibit ini, bahkan selama kurun waktu 1 tahun sudah mencapai ribuan bibit yang terjual, namun yang terkendala bibit alpukat yang sangat langkah didapatkan apa lagi pesanan cukup memadai.

Ramli, Ketua Kelompok Penangkaran Bina Tani, mengharapkan adanya dinas yang terkait untuk rekrut, apa lagi kelompok binaan kami ini sudah terverifikasi sedangkan permintaan buah alpukat mencapai 300kg per hari.

Sedangkan bibit aligator pun yang ada di penangkaran dia sudah tembus ke luar kabupaten, pungkasnya.

“Bukan hanya bibit alpukat yang kami kelola, bibit lada, vanili, dan kayu gaharu pun kami sediakan apa lagi kelompok kami sudah meladeni, kabupaten Barru, Wajo, Palopo, bahkan ke Sulbar yang sudah pesan 10 ribu bibit lada namun belum didrop akibat adanya covid 19 ini” kat dia.

Ditambahkan semoga dinas yang terkait dapat merekrut atau kooperasi kepada, karena kelompok kami mampu memenuhi permintaan bibit, apa lagi bibitnys sudah dikenal dari luar kabupaten dan provinsi, harap Ramli.

Ikhsan Bidang holtikultura saat ditemui media di ruang kerjanya, mengatan sangat mengapresiasi pemdes Cendana dan warganya atas penangkaran bibit ini, namun perlu adanya hamparan

“Karena Enrekang sangat layak di jadikan spesifik atau ciri khas, dan kami juga siap memfasilitasi semoga masyarakat bisa mandiri dan dapat terbantu ekonominya” pungkasnya (*)

Sumber : m.syafar
Editor : Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya