Harga Jagung Anjlok, ini Harapan na Petani di Kab. Gowa

26 June 2020 23:20
Harga Jagung Anjlok, ini Harapan na Petani di Kab. Gowa
perbandingan harga tahun lalu menurut para petani di daerah ini sangat jauh berbeda tahun ini

BugisPos– Masa pandemi kini menghantui para petani di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, khususunya para petani jagung hibrida disebabkan anjloknya harga dari para pedagang.

Daeng Ngitung petani jagung asal dusun Tekkotanru, desa Nirannuang, Kec. Bontomarannu saat ditemui wartawan BugisPos.Com jum’at 26 juni 2020, sangat mengeluhkan akan anjloknya harga jagung tahun ini.

“Iya kammaminne katte kamase petania punna jai-jai nigappa naungi seng hargayya ( iya beginilah nasib kita kasian sebagai petani kalau banyak hasil yang kita dapatkan harga lagi yang turun) padahal pupuk mahal susah tommi lagi didapat, bibit dan racun juga mahal setelah panen beginimi turunki hargayya,” keluhnya.

Senada dengan Daeng Ngitung, Daeng Lolo juga mengeluhkan hal yang sama masih seputar anjloknya harga jagung yang tidak seimbang dengan kelangkahan dan harga pupuk yang sangat mahal.

Dari perbandingan harga tahun lalu menurut para petani di daerah ini sangat jauh berbeda tahun ini. Dimana tahun lalu harga dari pedagang mencapai 3.800 rupiah/kg sedangkan tahun ini hanya 2.500 rupiah saja tentu ini sangat merugikan para petani.

Petani di daerah ini sangat berharap pemerintah dalam hal ini Mentri Pertanian segera turun tangan menetralkan kembali harga jagung sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para petani.

Penulis : R. D’ Palallo

Editor : Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya