MUI dan Gabungan Ormas/OKP Tolak ki RUU HIP

01 July 2020 15:28
MUI dan Gabungan Ormas/OKP Tolak ki RUU HIP

BugisPos.- MUI bersama 16 Ormas dan OKP di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, baik islam maupun non muslim, melalui delegasi setiap ketua dan pimpinan organisasi, Rabu (1/7) mendatangi MUI, sebanyak 16 ormas dan OKP di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, baik islam maupun non muslim, melalui delegasi setiap ketua dan pimpinan organisasi, mendatangi Ruang Paripurna kantor DPRD Bulukumba, sekaligus menyampaikan aspirasi menolak RUU HIP.

Menariknya aksi kali ini tidak ada yel yel atau orasi di jalan dengan membawa megaphone.

Seperti disampaikan Ikhwan Bahar, Ketua Dai Muda Bulukumba yang ikut pada aksi damai itu, bahwa delegasi para pimpinan ormas, diterima Ketua DPRD Bulukumba H. Rijal didampingi beberapa anggota DPRD diantaranya Juandy Tendean, A. Soraya Widiyasari, Muh. Bakti dan A. Muh. Ahyar.

Penyampaian aspirasi berlangsung cair, damai, dan menyejukkan. Penuh rasa persaudaraan, meskipun secara konseptual, aspirasi yang dibawa oleh para delegasi mengandung sikap cadas penolakan terhadap RUU HIP.

Terlebih dalam dialog mengemuka narasi kekhawatiran terhadap adanya upaya men-downgrade Pancasila. Tersembul narasi kegelisahan terhadap kebangkitan komunisme melalui neo-PKI dan antek-anteknya di republik ini.

Dipimpin Ketua MUI, Drs. KH. Tjamiruddin M.Pd.I., para delegasi bergantian memberi pernyataan menekankan bahwa Pancasila sudah final. Pancasila merupakan konsensus para pendiri bangsa yang dibangun oleh kaum intelektual dan ulama sebelum proklamasi kemerdekaan.

Sepucuk surat Pernyataan bersama ditandatangani oleh para ketua dan pimpinan ormas dan OKP. Terdiri dari MUI, NU, Muhammadiyah, Majelis Dai Muda, PMII, IMM, HMI, DMI, Bakomubin, GP Anshor, FPI, BKPRMI, Wahdah Islamiyah, Pejuang Subuh, dan BMB.

Surat Pernyataan bersama tersebut dibacakan H. Abdul Hakim Bohari Sekertaris MUI Bulukumba yang selanjutnya diserahkan oleh Ketua MUI pada Pimpinan DPRD untuk diteruskan ke DPR RI Pusat.

Selama dialog, pembacaan penandatanganan pernyataan bersama, hingga usainya agenda penyampaian aspirasi, para delegasi mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Mereka memakai masker dan menerapkan physical distancing.(*)

Editor Suaedy

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya