Tauwwa, ZCD Baznas Enrekang Adakan Pelatihan Produk Varian Susu Murni

09 July 2020 23:02
Tauwwa, ZCD Baznas Enrekang Adakan Pelatihan Produk Varian Susu Murni
Zakat Community Deplopment (ZCD) yang merupakan salah satu pola pemberdayaan mustahik berbasis komunitas dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat

BugisPos — Zakat Community Deplopment (ZCD) yang merupakan salah satu pola pemberdayaan mustahik berbasis komunitas dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat, terus melakukan pembinaan dan pendampingan pada komunitas mustahik di bawah program ZCD di Cendana, Kabupaten Enrekang.

Jenis pembinaan mustahik kali ini adalah suatu pelatihan olahan susu sapi murni ke berbagai varian makanan, minuman, dan lain lain seperti, yoghurt, kefir, keju, karamel, susu kental manis, shampo, sabun susu, masker, kefir, sabun cair, es krim, krupuk susu, brownies, stick susu, hingga nugget susu.

Sedangkan acara pelatihan berlangsung selama 6 hari mulai tanggal 7 – 12 Juli 2020 dan acara pembukaan sekaligus perkenalan produk, yang dibuka langsung oleh Pimpinan Baznas Enrekang, Dr Ilham Kadir

Dalam sambutannya di depan peserta pelatihan yang terdiri dari para Ibu rumah tangga, ia mengatakan bahwa di masa pandemi covid-19 sangat tepat untuk belajar, termasuk mempelajari tata cara pengelolaan susu sapi yang kelak bisa bermanfaat bagi ibu-ibu.

Karena saat ini ruang gerak kita dibatasi, maka sebaiknya, kita tinggal di rumah saja mengerjakan pekerjaan yang menguntungkan, seperti mengelola susu sapi dalam aneka macam makanan olahan,” tutur Dosen Universitas Muhammadiyah Enrekang ini.

Jadi tujuan utama acara pelatihan ini adalah untuk memaksimalkan potensi ibu-ibu dalam pengelolaan susu sapi ke berbagai makanan, minuman dan lainnya, imbuh Ilham.

Sedangkan pendamping ZCD Baznas Enrekang, Budi Arsyah mendatangkan langsung praktisi UMKM yang ahli mengelola susu sapi murni yang berbagai macam rasa varian.

Yang mana kedua ahli tersebut adalah Rina Rosdianawati asal Bandung dan Etik Kartika asal Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya sebagai, “Etik perkenalkan bahwa ia adalah seorang istri Ustad yang mengelola sebuah Pondok Pesantren, dan mempunyai cukup banyak santri.

Dimana para santri yang tinggal di Pondok Pesantren kami, dan di berdayakan produk olahan susu murni dengan berbagai varian dan hasilnya pun kembali pada pondok pesantren kami, untuk biaya biaya operasional baik santri maupun sekolah dari hasil itulah kami bisa mandiri dan semoga pula nantinya para peserta pelatihan nantinya dapat menikmati hasilnya, tuturnya

Sedangkan Enrekang sudah dikenal di Indonesia, sebagai penghasil produsen keju ciri khas, jadi tidak susah untuk mengajari ibu-ibu praktek olahan susu murni dari berbagai rasa varian, ucap Rina.

Sedangkan Baznas Enrekang pula, terus mengupayakan pemberdayaan agar masyarakat kategori miskin bisa mandiri dengan berbagai macam inovasi. imbaunya

Sumber : m.syafar

Editor : Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya