Hati-hati ki’, Katanya “Begal” Parpol Beraksi di Makassar

11 July 2020 23:52
Hati-hati ki’, Katanya “Begal” Parpol Beraksi di Makassar

BugisPos — Para kandidat yang sudah mendapatkan rekomendasi dukungan partai politik (parpol) di Pilwali Makassar, harus meningkatkan kewaspadaannya.

Mengingat, di sisa waktu yang ada sebelum pendaftaran dibuka oleh KPU, aksi “begal” parpol sangat rawan terjadi. Apalagi jika aktornya diduga “spesialis” pembegal rekomendasi.

Salah satu pasangan yang harus waspada, yakni Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi. Mengingat, duet ini punya kans besar memenangkan pilkada. Sehingga bisa saja ada upaya untuk menggagalkannya kembali maju menjadi kontestan.

Sebab jika Danny-Fatma resmi menjadi kontestan, maka para bakal rivalnya harus bekerja ekstra. Sebab dari beberapa potret survei, elektabilitas duet ini selalu berada di atas. Padahal belum massif melakukan sosialisasi berpasangan.

Penggiat Demokrasi Sulsel, Muh Rizky, menuturkan, Danny-Fatma merupakan satu-satunya pasangan per hari ini yang sudah memenuhi syarat maju melalui rekomendasi dua parpol.

Hanya saja, lanjut dia, sebelum pendaftaran dibuka, ia mengingatkan untuk menjaga parpol pengusungnya dari pembegal. Sebab bisa saja ada yang berusaha menghalalkan segala cara atau bermain “kayu” untuk menggagalkan pencalonan Danny-Fatma.

“Ada tanda-tanda pembegal parpol lagi beraksi. Ini yang mesti diwaspadai. Belum lagi kalau aktornya itu diduga punya pengalaman melakukan pembegalan atau perampasan milik orang lain di “jalan”,” kata Rizky, mengomentari begal parpol jelang pilkada, Sabtu (11/07/2020).

Selain Danny-Fatma, tentu kandidat lain, seperti Syamsu Rizal-Fadli Ananda atau juga harus “was-was” mengenai kemungkinan parpol yang sudah memberikan surat tugas akan dialihkan.

“Istilah “begal” parpol itu juga pernah ramai diperbincangkan saat Pilgub Sulsel. Ada yang partai yang sudah mengeluarkan rekomendasi atau surat tugas, tapi jelang pendaftaran justru mengalihkan dukungan yang dikabarkan intervensi pihak tertentu.
Ini yang harus diwaspadai semua kandidat, jangan sampai terulang lagi di Makassar,” tambah Risky.

Untuk diketahui, dari empat poros yang disebut-sebut bakal bertarung, Danny-Fatma merupakan pasangan pertama yang sudah mendapat rekomendasi tertulis dari dua parpol. Masing-masing Partai Nasdem dan Partai Gerindra. Rekomendasinya, bahkan sudah diserahkan belum lama ini.

Baik Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Aras maupun elit Nasdem, sudah menegaskan jika partainya final mengusung Danny-Fatma. Termasuk sudah mengarahkan semua struktur kepengurusan di provinsi dan Makassar untuk menyolidkan barisan memenangkan duet itu.

Meski elit Gerindra Sulsel dan Nasdem sudah mempertegas sikapnya, namun tetap saja ada pihak tertentu yang dikabarkan mencoba mengganggu rekomendasi. Misalnya melakukan serangkaian manuver demi mengalihkan rekomendasi ke kandidat lain (**)

Editor : Zhoelfikar

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya