Rusmayan Madjid: Kalau Saya, yang Penting Jalankan ki’ Protokol Kesehatan

14 July 2020 21:42
Rusmayan Madjid: Kalau Saya, yang Penting Jalankan ki’ Protokol Kesehatan
Kepala Dinas Pariwisata kota Makassar, Ir.Rusmayani Madjid

BugisPos — Kepala Dinas Pariwisata kota Makassar, Ir.Rusmayani Madjid, ditemui Wartawan seusai mengikuti rapat dengan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kota Makassar di posko induk Jl.Nikel Makassar, Salasa, 14/7/20, mengatakan, bila dirinya ditanya bagaimana kebijakan yang seharusnya bagi pengoperasian tempat hiburan di Makassar, termasuk jasa kebugaran dan usaha lainnya yang ada di bawah naungan Dinas Pariwisata Makassar, maka dirinya secara pribadi akan menjawab, bahwa baiknya yang terpenting adalah mereka disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Sebaiknya mereka bertanggung jawab sendiri pada pengoperasian usaha masing-masing, agar aman dari Covid-19.
Di saat pandemi Covid-19 ini, yang kita tidak tahu kapan akan berakhir, maka yang paling baik dilakukan, ialah mereka jalan saja sepanjang mampu menjalankan protokol kesehatan sebaik-baiknya, dan menjaga tempat usahanya masing-masing, agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

Hanya saja, kata Rusmayani Madjid, yang berwenang menentukan usaha kepariwisataan mana yang boleh jalan dan yang mana belum bisa, adalah Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Karena Tim ini yang lebih mengetahui setiap perkembangan daerah-daerah mana saja yang masuk zona merah, zona hijau, dan lain-lain.

Karena itulah, kata Rusmayani, maka pihaknya minta rapat khusus dengan Tim Gugus Covid Makassar, yang diharapkan dihadiri Dinas Kesehatan dan Asosiasi usaha kepariwisataan. Rapat ini diharapkan dapat berlangsung besok, Rabu, 15/7/20 di Posko Tim Gugus Tugas.

Tujuannya ialah untuk dapat memastikan usaha apa saja yang diizinkan Tim Gugus Covid, dan usaha apa saja yang akan ditunda pengoperasiannya sambil menunggu kondisi penurunan angka Covid-19.

“Mereka ini para pengusaha kepariwisataan butuh kepastian, sehingga mereka tidak merasa terombang-ambing oleh keadaan, yang tentunya sangat berpengaruh atas usaha mereka, serta nasib tenaga kerja mereka”

Dikatakan, dengan berlakuknya Perwali 36/2020 kota Makassar, maka kewenangan membuat keputusan berada di tangan Tim Gugus Penanganan Covid-19 kota Makassar.

Dinas Pariwisata sendiri hanya sebatas memberi masukan dan pertimbangan bagaimana sebaiknya kebijakan untuk pengoperasian usaha kepariwisataan di Makassar (ady)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya