Apapi Poeng, Kapan Jenazah Almarhumah Nurhayani Abram Dipindahkan

16 July 2020 21:32
Apapi Poeng, Kapan Jenazah Almarhumah Nurhayani Abram Dipindahkan

BugisPos — Berdasarkan Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh RS. Bhayangkara tertanggal 22 Mei 2020 yang menerangkan jenazah PDP Covid 19 atas nama Nurhayani Abram “Negatif” Covid 19, keluarga dari almarhumah berjuang untuk memindahkan jenazahnya.

Segala upaya dilakukan agar pemindahan jenazah ini tercapai, mulai dengan bertemu dengan Gubernur Sulsel Prof. Nurdin Abdullah hingga terakhir mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diinisiasi oleh Komisi E DPRD Sulsel.

Berdasarkan keterangan dari A. Baso Ryadi Mappasulle (suami almarhumah) kepada BugisPos, Kamis (16/7/2020) yang menyatakan bahwa semua prosedur telah mereka lalui agar jenazah almarhumah Nurhayani Abram dapat segera dipindahkan ke Pekuburan Keluarga di Bulukumba.

“Jadi tidak ada mi lagi prosedur yang kami tidak lalui, semuanya sudah setuju agar jenazah almarhumah dapat dipindahkan,” keluhnya.

Menurutnya, mulai surat DPRD Bulukumba Rijal, S.Sos kepada Bupati Bulukumba tertanggal 5 Juni 2020 yang menyetujui pemindahan jenazah.

Kemudian surat Bupati Bulukumba sebagai Ketua Gugus Tugas Covid 19 Bulukumba M.Sukri Sappewali kepada Ketua Gugus Tugas Provinsi Sulsel tertanggal 26 Juni 2020 yang merekomendasikan pemindahan jenazah Almarhumah Nurhayani Abram.

Hal ini kemudian diperjelas lagi melalui Surat Pemindahan Jenazah tertanggal 30 Juni 2020 yang diteken oleh wakil keluarga Karaeng Sapo Dg. Pabeta, Hj. A. Banri Abbas, Kepala Dusun Bonto Balle Mappiwali, Kepala BPD Desa Gunturu A. M. Kasim Majid, BA, Kades Gunturu, A. Mulyadi Mallenangan, SE, Camat Herlang Jumali, S.Sos serta diketahui oleh Ketua DPRD Bulukumba Rijal, S.Sos dan disetujui oleh Bupati Bulukumba A. M. Sukri Sappewali. Dalam isi surat tersebut menekankan mereka menyetujui pemindahan jenazah Almarhumah Nurhayani Abram ke Bulukumba.

Lanjut A. Ryadi adalah hasil Rapat Dengar Pendapat Komisi E DPRD Sulsel yang juga dihadiri wakil pemerintah yaitu Kepala Kesbangpol Sulsel dan Kadis Kesehatan Sulsel tertanggal 9 Juli 2020 yang ditanda tangani Wakil Ketua II, H. Ince Langke IA, S.pd, MM, Pub yang menghasilkan 3 poin, di antaranya :
1. Dengan sangat memperhatikan rasa kemanusiaan dan keseriusan pemerintah dan masyarakat kabupaten Bulukumba, maka direkomendasikan pada Gubernur Sulsel dengan mengizinkan pemindahan kuburan Almarhumah seperti yang telah dijanjikan sebelumnya.
2. Diharapkan kiranya pimpinan DPRD Sulswl meneruskan permintaan keluarga dari hasil RDP Komisi E kepada Gubernur Sulsel.
3. Diharapkan agar proses pemindahan kuburan almarhumah dapat dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Terakhir menurut Ryadi adalah surat Ketua DPRD Sulsel A. Ina Kartika Sari, SH, M.Si kepada Gubernur Sulsel pada 14 Juli 2020 yang merekomendasikan pemindahan jenazah Almarhumah Nurhayani Abram.

“Dengan semua yang kami sudah perjuangkan diatas adalah lagi alasan pak Gubernur tidak mengeluarkan rekomendasi pemindahan jenazah almarhumah istri saya,” ungkap A. Ryadi.

“Dengan semua yang kami sudah perjuangkan, kami menunggu pak Gubernur untuk membuka hatinya dan perikemanusiaannya,” tegasnya lagi.

Ketika hal tersebut diatas dikonfirmasi kepada Tim Gugus Tugas Provinsi Sulsel via WhattsApp dalam hal ini Kadinkes Sulsel, dr. Ichsan Mustari, hingga berita ini dimuat belum memberikan komentar, padahal pesannya telah dibaca (tercontreng biru).

Penulis : One

Editor : Zhoelfikar

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya