Kisah Inspiratif H. Muhammad Ilyas dan H. Taufan

Tauwwa, Lokasi Ekowisata Dipinang dengan Bismillah

28 July 2020 17:19
Tauwwa, Lokasi Ekowisata Dipinang dengan Bismillah
H. M. Ilyas bersama Wapimred BugisPos dan salah satu pengunjung.

BugisPos — Mirip dengan judul film “Ku Pinang Kau dengan Basmalah” demikian pula halnya lokasi Ekowisata Butta Resort yang dipinang dengan Basmalah untuk dikembangkan sebagai lokasi wisata dari PT. Butta Gowa Darussalam.

Menurut salah satu owner dari Ekowisata Butta Gowa Resort H. Muhammad Ilyas ketika diwawancarai secara khusus oleh BugisPos, Minggu (26/7/2020) menerangkan bahwa idenya untuk membuat resort wisata seperti ini berawal sekitar 5 tahun yang lalu, ketika mereka dua keluarga yaitu keluarga H. Ilyas sendiri serta keluarga H. Taufan melakukan rekreasi disalah satu resort di daerah Gowa. Dari itulah awalnya, menurut H. Ilyas mereka terpikir bagaimana kalau mereka memiliki resort wisata sendiri.

“Ketika itu kami berwisata dua keluarga dengan keluarga H. Taufan di resort wisata di Gowa. Kami bawa pisang, minyak, dan lain-lain yang rencana untuk bertahun baru ditempat itu. Karena kami tiba di sana malam tanggal 31 Desember jadi masih kita berdua keluarga saja. Keesokan harinya pada malam tahun baru saja baru orang pada ramai berdatangan,” terangnya.

“Ketika itu kami berdua berbincang-bincang bagaimana jikalau mereka memiliki resort sendiri untuk dikembangkan, dari situlah kami mulai mencari tahu lokasi-lokasi yang layak untuk dijadikan resort wisata,” tandasnya.

“Kira-kira bulan Mei kami bersama salah satu penghubung meninjau lokasi. Awalnya lokasi yang ditunjukkan itu, di sebelah pintu masuk ekowisata. Luasnya 6.000 M2 SHM namun view yang dicari tidak ketemu. Akhirnya kami berpindah ke lokasi ini. Awalnya jalan masuknya itu, cuma jalan tanah yang dilalui truck untuk mengambil kayu dan rumputnya tinggi sekali, sehingga kami susah tembus, jadi kami turun kembali dan jalan kearah samping mesjid dan tiba di lokasi yang sekarang kolam renang itu. Melihat lokasi ini, kami langsung tertarik, karena ada tempatnya yang rata dan viewnya sangat menarik sekali dari atas ini. Awalnya itu 2 Ha dan tempat ini (villa-red) itu penambahan 2 Ha kemudian,” kisah H. Ilyas yang juga salah seorang tenaga pengajar di salah satu kampus negeri di Makassar ini.

“Kami kemudian bersepakat dengan pemilik tanah bahwa sebulan kemudian kami akan memberikan DP (Day Payment) atau uang muka sebesar 100 juta. Ajaibnya tempat ini, sehari sebelum masa perjanjian habis, kami itu belum mengantongi uang, tapi saya bilang sama H. Taufan bahwa perasaanku ini tenang-tenang saja. Qadarallahu, tepat hari yang dijanjikan, kami mendapat bantuan dana dan akhirnya tempat ini bisa kami kembangkan seperti ini. Jadi tempat ini ibarat buku yang berjudul “Kupinang Kau dengan Basmalah” begini juga itu tempat ini, dipinang dengan Basmalah,” kenangnya.

“Jadi kami mencari lokasi itu tanpa mengantongi uang, cuma bermodalkan Bismillah saja kami jalan. Bayangkan tanah ini harganya 1 M, kalau nanti ada uang 1 M baru kita mencari tanah tentu ini takkan terwujud,” lanjutnya.

“Adapun konsep yang kami tawarkan untuk resort Ekowisata ini, adalah rekreasi dan edukasi. Jadi bukan semata-mata mereka datang berekreasi, berenang dan pulang kemudian mendapat capek semata. Namun konsep yang kami tawarkan itu berupa rekreasi bersama keluarga berupa berenang, panahan, outbond, wisata alam dan tentu edukasi, karena kebetulan saya berlatar belakang pendidikan. Jadi tujuan kami membangun resort ini bukan semata wisata saja akan tetapi ada “nilai” yang bisa dibawa pulang,” tambah pria yang sebentar lagi menyelesaikan program doktoralnya ini.

“Di Ekowisata Butta Gowa Resort ini juga kami menawarkan kepada para pengunjung yang ingin berinvestasi jangka panjang berupa bangunan berupa villa, serta tanah kapling untuk villa dengan ukuran masing-masing 5×12 dan 8×12. Jadi villa yang telah dimiliki itu akan kami sharing keuntungan sesuai dengan perjanjian,” tutupnya.

Ekowisata Butta Gowa Resort dari PT. Butta Gowa Darussalam memiliki view yang menarik yang sebelah timurnya membentang hamparan waduk Bili-Bili jadi dapat menikmati sunset di pagi hari serta suasana alam yang masih begitu asri

yang membuat suasana jadi adem, tenang dan sangat cocok untuk menjadi tempat wisata keluarga, karena selain indah, juga sangat dekat dari Kota Makassar, yaitu beralamat di Jl. Poros Malino. Kelurahan Bontoparang. Kec. Parangloe.

Penulis : One

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya