Tauwwa, Mentan Ngopi Rong di Warkop TemaNgopi

01 August 2020 11:28
Tauwwa, Mentan Ngopi Rong di Warkop TemaNgopi
Mentan SYL

BugisPos — Di tengah kunjungan kerjanya di Sulsel, di tujuh kabupaten, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meluangkan waktu menyeruput kopi di Warkop TemaNgopi di bilangan Jl Onta Lama, Makassar, Sabtu (1/8/20).

Syahrul tiba di warkop sekitar pukul 08,30 pagi menunggangi Toyota Alpard DD 5 YL didampingi sejumlah kerabat, menyusul staf keprotokoleran dan humas Kementerian.

Di warkop tersebut, disambut sejumlah koleganya yang juga kebetulan mampir rehat sehabis berolahraga sepeda, di antaranya mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel Andry Arief Bulu dan mantan Sekretaris KPU Sulsel Annas GS. Keduanya diminta Syahrul untuk bergabung di mejanya. Tampak pula legislator Makassar Andi Pahlevi.

Tidak lama berselang, menyusul mantan Wagub Sulsel dua periode Agus Arifin Numang, anggota DPRD Sulsel Januar Jaury Darwis, mantan Ketua BLI Andi Darussalam Tabusalla, dan akademisi Unhas Dr Hasrullah.

Mantan Gubernur Sulsel dua periode ini tampak berbincang santai, termasuk menceritakan hasil kunjungannya di tujuh kabupaten, terkait ketersediaan dan produksi pangan di Sulsel. Sesekali mencicipi penganan ringan tradisional, songkolo dan taripang, kue tradisional khas bugis Makassar.

Sekitar satu jam, Syahrul yang mengenakan batik biru lengan pendek dan menggunakan masker beserta rombongan pamit.

Kepada Inisulsel.com, staf Protokol Kementerian RI Adhar mengatakan, kunjungannya di tujuh kabupaten menggunakan Helikopter meninjau dan memberikan bantuan korban banjir di Luwu Utara, juga ke Wajo, Sidrap, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, dan Kabupaten Gowa.

Selama di Makassar, Syahrul dan rombongan menginap di kediaman pribadi di Jl Pelita.

Setelah dari Sulsel, kata Adhar, Mentan Syahrul diagendakan melakukan kunjungan kerja ke 10 provinsi di Indonesia (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya