Manrasai, Main HP ki Gubernur Usir Pejabat

01 September 2020 19:44
Manrasai, Main HP ki Gubernur Usir Pejabat
Gambar Ilutrasi

BugisPos — Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengusir salah satu pejabat di lingkup Pemprov Sulsel saat membacakan sambutan usai melantik pejabat eselon II, III dan IV, Selasa (1/9/2020).

Gubernur Sulsel yang saat membacakan sambutannya tiba-tiba terhenti saat melihat salah satu pejabat yang duduk dibarisan depan, sementara bermain handphone.

Hal itu membuat Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah langsung menyuruh pejabat tersebut keluar dari ruangan acara pelantikan.

“Silahkan keluar. Di luar saja SMS-nya. Coba di luar,” tegas Gubernur Sulsel.

Kemudian pejabat tersebut berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari ruangan acara pelantikan itu.

“Contoh yang tidak serius. Ini penting pak. Jadi kalau masih ada yang SMS silahkan keluar. Lima tahun saya harus bertanggungjawab terhadap masyarakat. Ini kalau tidak orang inspektorat ya,” kata Nurdin Abdullah.

“Gimana mau inspektorat kita mau lebih bagus. Saya memberikan pesan yang sangat penting dia malah WA,” sambungnya.

Gubernur Sulsel menegaskan akan terus melakukan mutasi di jajaran Pemprov Sulsel hingga menemukan formasi yang betul-betul solid.

Usai kegiatan pelantikan pejabat eselon Pemprov Sulsel, Nurdin Abdullah menjelaskan, bahwa dirinya selama menjabat lima tahun akan berusaha mempersembahkan yang terbaik untuk masyarakat.

“Saya kira itu bukan contoh yang baik, walaupun alasannya hanya untuk mencatat. Karena saya perhatikan tadi. Saya bicara soal penguatan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). Kebetulan dia orang APIP. Ini kan namanya kurang etis,” ungkapnya.

“Apa pun itu penting untuk disimak. Kalau tidak dilaksanakan berarti dia tidak dengar,” kata Gubernur Sulsel.

Terpisah, Ketua Umum Nurdin Abdullah Community (NAC) Usdar Nawawi ketika dihubungi BugisPos, sepakat dengan tindakan gubernur.

Menurutnya, seyogyanya setiap pegawai itu wajib mendengarkan dengan seksama setiap arahan pimpinanya, apalagi dia ini seorang pejabat. Apalagi, lanjut Usdar, dia pejabat di bidang pengawasan kinerja.

“Bagaimana mau mengawasi, sedangkan dia sendiri tak acuh dengan arahan gubernur,” sergahnya.

“Setiap pegawai apalagi pejabat, wajib mendengarkan arahan dari pimpinannya. Ini penting, agar setiap langkah yang akan dilakukan sesuai dengan arah pemerintahan,” pungkasnya.

Usdar menegaskan, NAC Sulsel sudah pasti akan bereaksi bila ada pihak atau siapapun yang membuat gubernur Nurdin Abdullah merasa terganggu dalam menjalankan roda pemerintahan.(*)

Editor : Zhoelfikar

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya