Dua Bupati Diwakili Letakkan ki Batu Pertama Pembangunan Pagar Pekuburan KKB di Gowa

24 September 2020 15:13
Dua Bupati Diwakili Letakkan ki Batu Pertama Pembangunan Pagar Pekuburan KKB di Gowa

BugisPos.- Dua Bupati masing masing Bupati Bulukumba dan Gowa, secara bersama sama menghadiri sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan pagar dan gerbang pekuburan Keluarga Bulukumba di Dusun Teamate, Desa Pallantikang, Kecamatan Pattalassang Kabupaten Gowa, dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Gowa Hj.Andi Hikmawati Andi Kumala Idjo, Ketua Umum KKB H.Andi Badi Sommeng, Ketua Panitia Syamsul Alam, Dewan Dewan Pakar, Camat Pattalassang, Kades Palantikan, Danpospol, Babinsa, Bhabinkamtibmas setempat.

Hj.Darmawati, staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM mewakili Bupati Bulukumba dan Asisten Pemerintahan Pemkab Gowa mewakili Bupati Gowa, pada kesempatan itu, keduanya didaulat menyampaikan sambutan, yang didahului sambutan oleh Ketua umum DPP KKB H.Andi Badi Sommeng yang sehari harinya menjabat sebagai Camat Ujungpandang.

Pada kesempatan itu Bupati Bukukumba Andi Sukri dalam sambutannya dibacakan Hj.Darmawati menyampaikan, mewakili Pemerintah Kabupaten Bulukumba, dia menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba yang telah menginisiasi pengadaan lahan pekuburan yang diperuntukkan kepada warga Bulukumba yang berada di perantauan, lebih khusus yang berada atau bermukim di wilayah kabupaten Gowa, Makassar dan Maros.

Menurutnya, kematian adalah sesuatu yang pasti dan semua orang akan mengalaminya. ” Olehnya itu sebagai insan yang beriman, kita harus mempersiapkan diri dan membekali diri dengan amal kebaikan sebelum ajal menjemput, termasuk mempersiapkan rumah masa depan yaitu tempat peristirahatan terakhir ketika maut telah menjemput kita, ” papar Bupati yang disampaikan melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Dengan demikian kata, Hj.Datmawati, lahan kuburan yang digagas oleh Kerukunan Keluarga Bulukumba di Desa Palantikan Kecamatan Pattalassang ini, merupakan sebuah terobosan atau langkah maju yang sangat patut kita apresiasi bersama.

” Kami atas nama Pemkab Bulukumba sangat mengapresiasi apa yang telah digagas DPP KKB, bahkan dalam urusan kematian pun Keluarga Kerukunan Keluarga Bulukumba, hadir memberikan perhatian serta kepedulian kepada warga Bulukumba,” terang Bupati.

Dia juga menyampaikan, harus juga dipahami bersama bahwa keberadaan lahan kuburan KKB ini, menunjukkan eksistensi warga Bulukumba bahwa orang Bulukumba sejak dahulu telah bermukim dan menjalani aktivitas kehidupan di manapun berada dengan berbagai profesi selain itu, KKB ini juga dapat dimaknai sebagai simbol pemersatu warga Bulukumba bahwa orang Bulukumba selalu bersatu selalu bersama, baik masa dia masih hidup maupun ketika sudah meninggal.

” Pengadaan pekuburan Kerukunan Keluarga Bulukumba ini di wilayah kabupaten Gowa, fakta sejarah telah menunjukkan adanya hubungan baik yang sudah terjalin sejak dahulu antara orang Bulukumba dengan orang Gowa,,yang kemudian secara turun-temurun terjadi hubungan kekeluargaan dan kekerabatan. Olehnya itu keberadaan ke kuburan warga Bulukumba di kabupaten Gowa ini menunjukkan adanya Persaudaraan yang tinggi yang telah terjalin selama kabupaten gowa dan dan kita bersama-sama mengembangkan potensi yang dimiliki untuk bekerja dan saling bahu-membahu menyelesaikan penyelesaian pembangunan pagar kuburan kerukunan keluarga Bulukumba ini sebagai salah satu investasi umat untuk akhirat kelak.

Demikian pula disampaikan Bupati Gowa melalui Asisten Pemerintahan, ikut mengapresiasi DPP KKB yang mengadakan lahan pekuburan bagi warga Bulukumba yang berdomisili di Gowa, Makassar dan Maros.

” Kami atas nama Pemkab Gowa juga berterima kasih kepada Pengurus DPP KKB yang telah memilih lokasi pekuburan di daerah Gowa,” sebut Asisten Pemerintahan.

Sebelumnya Ketua umum DPP KKB H.Andi Badi Sommeng menyampaikan, bahwa tanah pekuburan KKB ini ini sudah tiga kali berpindah yang pertama itu yang ada di Bolangi yang dekatnya pasar Burung burung.

” Tetapi begitu kita ajukan untuk perizinannya, ditolak oleh Pemerintah Kabupaten Gowa akhirnya lagi kita pindah lagi kita beli lagi ditempat lain, namun untuk perizinannya ditolak lagi karena diperuntukkan untuk kepariwisataan. Akhirnya kita mencari lokasi ditempat ini di Desa Pallantikang. Itupun kita lama negosiasi, kita bujuk sampai kita dikasih izin dengan luas hampir 2000 meter,” ungkap Andi Badi.

Selanjutnya peletakan batu pertama oleh Bupati Gowa, Bupati Bulukumba dan Ketua Umum KKB H.A.Badi Sommeng dan paraf pada prasasti yang disiapkan panitia.-( Suaedy )

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya