Ommale Karaeng, Polisi ri Jeneponto Bubarkan Demonstran, Wartawan Jadi Korban Siku ki Kodong

12 October 2020 20:26
Ommale Karaeng, Polisi ri Jeneponto Bubarkan Demonstran, Wartawan Jadi Korban Siku ki Kodong

BugisPos —  Ratusan mahasiswa, aktivis dan pemuda jilid II Penolakan Pengesahan UU Omnibus Law menggelar aksi di depan kantor DPRD Jeneponto, jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Senin 12/10/2020.

Pantauan Bugispos.com, aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD kabupaten Jeneponto dibubarkan secara brutal oleh pihak kepolisian resort Jeneponto.

Terlihat sejumlah mahasiswa digiring masuk ke halaman gedung DPRD Jeneponto, bahkan terlihat sejumlah oknum polisi memukuli pengunjuk rasa yang berada diatas mobil mimbar orasi dengan pentungan.

Namun bukan hanya pengunjuk rasa yang menjadi korban, namun salah seorang wartawan dari media Online Inikata.com pun menjadi korban dari siku tangan oknum anggota personel Polres Jeneponto.

“Saya kena siku salah satu oknum polisi yang secara brutal memukul mahasiswa,” ucapnya.

“Sampai di atas alis saya bengkak kena siku anggota polisi bernama Palinggi entah apa pangkatnya tapi dengan jelasnya dari kesatuan Polres Jeneponto, saya menyesalkan ulah oknum polisi yang bertindak refresif,” ungkapnya.

Bukan hanya Polisi yang terbawa emosi, bahkan salah satu anggota Satpol PP berteriak lantang, siapa yang bilang mau membakar kantor DPRD.

Sontak para mahasiswa memberingas saat ucapan oknum satpol PP itu berteriak lantang ditengah-tengah ketenangan mahasiswa.

Hingga kini beberapa mahasiswa dan aktivis dari gabungan aliansi yang mengatasnamakan Gejolak (Gerakan Jeneponto Menolak Omnibus Law) di giring ke Mapolres Jeneponto.

Sumber :Haries

Editor : ZHoelfikar

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya