Berminat ki Dinas PU Soal Hibah Air Limbah Kementerian PUPR

17 October 2020 10:42
Berminat ki Dinas PU Soal Hibah Air Limbah Kementerian PUPR
Hamka

BugisPos — Sosialisasi Peminatan Program Hibah Air Limbah Setempat (HALS) APBN tahun 2021, Selasa, 13/10/2020,  melalui Zoom Meeting yang juga diikuti Dinas PU kota Makassar, menawarkan sejumlah program. 

Acara dibuka oleh Kasubdit Perencanaan Teknis, Dit Sanitasi, Ditjen Copta Karya Kementerian PUPR, Ibu Marsaulina FM. Pasaribu, ST, ME ini, menawarkan Program HALS meliputi : Dana hibah bersumber dari APBN ; Hibah dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah sejak Tahun 2016,

yang ditujukan untuk meningkatkan akses terhadap Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S)

Jenis kegiatannya berupa pembangunan Tangki Septik. Besaran dana hibah pembangunan Tangki Septik : Rp. 3 juta/KK (lebih kecil atau sama dengan 3000 rumah terlayani) dan Rp. 3,5 juta/KK (lebih dari 3000 rumah terlayani)

Kinerja HALS : 2016 – 2019 membangun 77.129 Tangki Septik untuk 218 Kab/Kota

Kriteria Penerima Manfaat, yakni Rumah Tangga (RT) yang belum memiliki Tangki Septik (TS) atau sudah memiliki TS namun tidak memenuhi persyaratan teknis ; RT yang bersedia memenuhi persyaratan sebagai pelanggan LLTT ; Masyarakat di area permukiman, perkotaan dan dapat meliputi diantaranya MBR ; Sebaiknya RT di area target layanan IPLT (agar dapat menunjang operasional IPLT)

Lokasi Tangki Septik : Tersedia akses untuk kendaraan sedot tinja (truk atau motor tinja) milik daerah ; Tersedia lahan dan telah disepakati pemilik lahan sebagai lokasi TS (individual atau komunal) ; Diutamakan calon penerima manfaat berada di suatu kawasan yang dapat menunjang LLTT

Pengumpulan dokumen persyaratan mengikuti HALS TA 2021 : Surat minat Kepala Daerah ; Surat pernyataan ketersediaan dan idle capacity IPLT ; Daftar Calon Penerima Manfaat (DCPM) ; Surat kesediaan melaksanakan LLTT ; DED dan RAB Tangki Septik

 ; SK Project Implementation Unit (PIU) ; RKA/DPA TA 2021 dengan alokasi pendanaan untuk pelaksanaan program HALS. ; Batas waktu pengumpulan s/d 30 November 2020.

Menanggapi penawaran ini, Dinas PU kota Makassar berupaya agar bisa mendapatkan program hibah air limbah setempat (HALS) dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Plt Kepala Dinas PU Kota Makassar, Hamka, mengatakan, Kota Makassar merupakan satu dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang berminat dengan program ini.

Dokumen yang dipersyaratkan mulai dipersiapkan pemerintah kota. Seperti, surat minat, pernyataan ketersediaan dan idle capacity instalasi pengolahan lumpur tinja (IPTL).

Daftar calon penerima manfaat, surat kesediaan melaksanakan layanan lumpur tinja terjadwal (LLTT), DED dan RAB tangki septik, surat keputusan project implementation unit (SK PIU), dan RKM/DPA TA 2021.

“Batas penyetoran dokumen 30 November 2020,” kata Hamka, Jumat (16/10/2020).

Hamka menyampaikan, setiap kepala keluarga (KK) yang dinyatakan sebagai penerima manfaat akan mendapatkan bantuan dana hibah Rp3 juta. Itu jika jumlah rumah yang terlayani kurang dari 3.000 unit, dan Rp3,5 juta jika lebih dari 3.500 rumah terlayani.

“Anggaran yang dialokasikan ke kabupaten/kota itu dituangkan dalam perjanjian penerusan hibah (PPH),” ujarnya.

Kabupaten/kota lain yang juga menaruh minat di program ini yakni Parepare, Palopo, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, Maros, Pinrang, Enrekang, Luwu Utara dan Luwu Timur (*)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya