Tekan Stunting di Enrekang, 30 Bumil Terlayani mi di Daerah Lokus

20 October 2020 12:52
Tekan Stunting di Enrekang, 30 Bumil Terlayani mi di Daerah Lokus
Gambar Ilustrasi

BugisPos — Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan Husni Thamrin mengatakan kehadiran 30 pendamping gizi di Kabupaten Enrekang akan melayani ibu hamil (Bumil) dan bayi bawah dua tahun (Baduta).

“Hadirnya Program Gerakan Masyarakat Mencegah Stunting (Gammara’NA) merupakan program pendampingan gizi di daerah lokus. Para pendamping akan tinggal di daerah lokus untuk melayani ibu hamil dan baduta dengan berbagai program intervensi stunting,” kata Husni Thamrin, Senin (19/10/2020).

Menurutnya pendamping gizi akan melaksanakan kegiatan pencegahan stunting melalui pendampingan keluarga khususnya sasaran 1000 hari pertama kehidupan serta melakukan pemberdayaan.

“Meraka akan melakukan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat sehingga kita mampu menurunkan prevalensi stunting dari 36,6% tahun 2018 mejadi 14% di tahun 2023,” kuncinya.

Lajutnya pendamping sangat berpengaruh dalam menekan stunting dengan pendekan berbagai program spesifik untuk ibu hamil dan Baduta.

“Program spesifik menekan stunting dengan pemberian kapsul daun kelor, suplemen multivitamin bagi ibu hamil, PMT Balita, PMT Ibu Hamil dan Multivitamin Taburia untuk 1000 HPK,” katanya (*)

Editor : ZHoelfikar

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya