Ommale, Beredar Rekaman Diduga Politisasi Undangan, LIRA Nilai Bawaslu Makassar Lamban

10 November 2020 18:59
Ommale, Beredar Rekaman Diduga Politisasi Undangan, LIRA Nilai Bawaslu Makassar Lamban
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=887523108451378&id=100015810917012

BugisPos — Belum reda kasus rekaman suara diduga Sekcam Ujung Tanah, kini beredar lagi rekaman yang diduga politisasi undangan kegiatan untuk sosialisasi Paslon.

Video yang berdurasi 2 menit 52 detik yang diposting 4 hari yang lalu oleh akun FB IMC Inhank Phesek terdengar percakapan dua orang wanita dan lurah Labuang Baji Alex.

Kemudian diakhir rekaman, suara wanita yang lebih jelas menjelaskan kronologi bahwa undangan ini untuk pelatihan kecantikan yang rencana diadakan di Salon Eden kemudian tiba-tiba dialihkan ke tempat sosialisasi Appi pada hari itu.

“Saya dengar ada undangan, jadi saya tanya kepada anak kontrak dimana itu undangan, kemudian dia bilang ada ki sama Kasie Kebersihan. Saya ke Kasie Kebersihan dia bilang ke Pak Lurah, saya bilang apakah undangan yang 80 orang itu harus menghadap semua Pak Lurah. Diamki !. Lucunya itu undangan dikirim ke Timnya Appi kemudian dikirim lagi ke Misra kemudian dikirim lagi ke anaknya Timnya Appi, batenya itu takputar-putar. Akhirnya dua tiga orang ka menghadap Pak Lurah. Tidak gila ja kalo itu memang undangannya Appi, tapi kalo undangan pemberdayaan kenapa saya tidak diundang, bukan ji masalah 100 ribuna, tapi undangan ini jangan dipolitisasi dan jangan ki balle-balle,” jelas suara rekaman itu.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Labuang Baji Alex, ketika dihubungi BugisPos via WhattsApp, Selasa (10/11/2020) menjawab singkat hal tersebut.

“Salah judul itu, salah kaprah…. lanjut,” singkatnya.

Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) A. Irwan Paturusi ketika dihubungi BugisPos, menganggap bahwa gerakan Bawaslu Makassar sangat lamban sebab sudah beberapa hari kejadian tapi sampai sekarang belum ada tindakan terhadap ASN dan Dir Perusda

Lanjut Irwan kemudian bahwa akan terus memantau kinerja Bawaslu Makassar

“Jelas ada sesuai instruksi Presiden LIRA agar DPW LIRA melakukan pemantauan dan hasil nya dilaporkan Ke DPP untuk di tindak lanjuti,” tegasnya

“Saya sangat menyayangkan gerakan-gerakan ASN dan Direksi Perusda yang jelas-jelas menjadi tim pemenangan salah satu Paslon dan Pj wali kota melakukan pembiaran. LIRA Sulsel sementara membuat surat pelaporan ke LIRA Pusat agar DPP dapat melaporkan ke Mendagri dan KASN,” pungkasnya.

Terpisah, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Sri Wahyuningsih, SH menyikapi pertanyaan terkait netralitas ASN sebagai berikut :

1. Sejak awal tahapan pemilihan berjalan, kami sudah beberapa kali mengeluarkan himbauan untuk selalu mengingatkan agar ASN selalu menjaga netralitas, tidak terlibat dalam politik praktis sekecil apapun perannya.
2. Kasus-kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN, Bawaslu akan tegas melakukan penindakan seauai kewenangannya
3. Untuk kasus Sekcam Ujung Tanah sementara dalam proses penanganan pelanggaran di Bawaslu
4. Untuk kasus lain sementara dalam penelusuran

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=887523108451378&id=100015810917012

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya