Lapak Kios Digusur, Pedagang Kaki Lima ri Jeneponto Bersitegang ki Sama Satpol-PP

13 November 2020 13:55
Lapak Kios Digusur, Pedagang Kaki Lima ri Jeneponto Bersitegang ki Sama Satpol-PP
Salah satu pemilik lapak menolak kiosnya dibongkar petugas Satuan Polisi pamong praja (Satpol-PP) kabupaten Jeneponto.

BugisPos – Penertiban Lapak atau bangunan yang di dirikan pedagang kaki lima (PKL) pasar Karisa di Kabupaten Jeneponto, sempat diwarnai ketegangan.

Salah satu pemilik lapak menolak kiosnya dibongkar petugas Satuan Polisi pamong praja (Satpol-PP) kabupaten Jeneponto.

“Saya sudah lama di sini menjual kodong, sedangkan penjual lain baru tiga bulan menjual dapatki kios didalam,” kata salah satu pedagang kaki lima, Jumat (13/11/2020).

“Jelas saya tidak terima kalau di bongkar ki tempatku, pastinya mengeluh ka Iyya pak,” terangnya.

Dimana kekecewaannya pun bertambah, saat pedagang disuruh untuk tidak berjualan di kawasan itu, tanpa ada solusi dari pemerintah tentang tempat pengganti berjualan mereka.

“Mauma bagaimana kodong pak, Apa mi kalo begini pak, mau ma menjual dimana kodong, masukki didalam nalarangki orang didalam yang punya kios,” pungkasnya.

Diketahui sebagian Pedagang kaki lima (PKL) tersebut berdagang di sekitar terminal Karisa merupakan pedagang yang kios atau lapaknya ludes terbakar pada 24 September 2020.

Sumber : Haries

Editor : Zhoelfikar

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya