Editor ; Zhoelfikar

Pemkab Sidrap, BPSDM dan LKPP Sulsel Berkolaborasi ki Tauwwa Adakan Bimtek dan Ujian Pengadaan Barang dan Jasa

18 November 2020 20:27
Pemkab Sidrap, BPSDM dan LKPP Sulsel Berkolaborasi ki Tauwwa Adakan Bimtek dan Ujian Pengadaan Barang dan Jasa
Pembukaan Kegiatan berlangsung Rabu (18/11/2020), di Kampus I BPSDM Provinsi Sulsel. Hadir, Sekertaris Daerah Sidrap, Sudirman Bungi, Sekretaris BPSDM Sulsel, Drs.Teken. MM, Anggota DPRD Sidrap Ahmad Salihin, dan Kepala BKPSDM Sidrap, Faisal Sehuddin.

BugisPos — Pemerintah Kabupaten Sidrap bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Provinsi Sulsel, menggelar Bimbingan Teknis Pengadaan Barang/Jasa dan Ujian Sertifikasi Keahlian PBJ Pemerintah.

Pembukaan Kegiatan berlangsung Rabu (18/11/2020), di Kampus I BPSDM Provinsi Sulsel. Hadir, Sekertaris Daerah Sidrap, Sudirman Bungi, Sekretaris BPSDM Sulsel, Drs.Teken. MM, Anggota DPRD Sidrap Ahmad Salihin, dan Kepala BKPSDM Sidrap, Faisal Sehuddin.

Selain itu, hadir para widyaiswara dari BPSDM dan LKPP Provinsi Sulsel, asisten, staf ahli dan kepala OPD lingkup Pemkab Sidrap.

Kegiatan diikuti 30 peserta terdiri pejabat dan unsur pejabat administrasi Pemkab Sidrap, dilaksanakan selama empat hari dari Tanggal 18 sampai 21 November 2020.

Faisal Sehuddin, dalam laporannya mengatakan, bimtek bertujuan meningkatkan kompetensi, kualitas dan memperkuat kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia dalam perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.

“Terlaksananya pengelolaan barang/jasa yang teransparan, efektif dan efesien kepada peserta sehingga bisa menghasilkan barang dan jasa yang tepat disetiap ruang yang dibelanjakan dapat terukur,” jelasnya.

Sekertaris BPSDM Sulsel, Teken, dalam sambutannya menekankan, ada delapan poin atau tugas pokok yang saat ini diteliti yang menjadi area resiko tinggi terjadinya tindak pidana korupsi.

Poin yang dimaksud yaitu, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas Apip, manajemen ASN, dana desa, optimalisasi pendapatan daerah, dan manajemen aset daerah.

“Poin-poin ini perlu menjadi perhatian. Sekarang kita berada pada posisi pengadaan barang dan jasa, apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui kegiatan saat ini sudah tepat, Saya berharap para peserta yang mengikuti bimtek ini dapat betul-betul mengikuti materi yang diberikan oleh narasumber yang telah berkopeten dalam bidang pengadaan barang/jasa,” paparnya.

Sementara Sudirman Bungi yang mewakili Bupati Sidrap membuka kegiatan, berpesan kepada seluruh peserta ujian sertifikasi untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan tersebut.

Sekda Sidrap itu juga berharap peserta bimtek agar menghilangkan pemikiran atau anggapan bahwa yang telah memiliki sertifikat pengadaan barang/jasa maka bahaya mendekat.

“Anggapan itu muncul karena kebanyakan masalah yang berurusan dengan aparat hukum yaitu panitia atau pejabat yang ditunjuk sebagai pelaksana pengadaan barang/jasa yang telah memiliki sertifikat, olehnya itu kebanyakan hanya mengikuti materi, tapi setelah ujian sengaja mencoba tidak lulus karena menghindari hal itu, pemikiran atau anggapan seperti itu salah,” tuturnya.

Melalui kegiatan Bimtek pengadaan barang/jasa dan ujian sertifikasi keahlian PBJ ini, Sudirman berpesan kepada peserta agar kiranya dapat mengikuti materi dengan baik.

“Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh peserta untuk mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan tekun apa yang diberikan oleh narasumber nantinya,” pungkas Sudirman.

Sumber : (Suriady)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya