Editor : Zhoelfikar

KTP Ambil di Kantor Camat mi

03 December 2020 16:15
KTP Ambil di Kantor Camat mi
Oleh : Usdar Nawawi

BugisPos — Urusan KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, ternyata bukan saja menjadi urusan Kadis Dukcapil Kota Makassar, tetapi sudah menjadi urusan gubernur Nurdin Abdullah dan Pj Wali Kota Rudy Djamaluddin.

Kenapa bisa demikian. Itu lantaran manajemen pelayanan yang dilakukan Kadis Dukcapil kota Makassar, telah menimbulkan gelombang protes, yang pada gilirannya irama tajam protes itu mengalir ke kuping gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Seorang gubernur Nurdin Abdullah, yang selalu ingin agar masyarakatnya mendapatakan pelayanan yang terbaik dari deretan pelayan masyarakat, merasa penting memerintahkan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, agar segera datang ke Dinas Dukcapil Makassar memperbaiki sistem pelayanan di sana.
Gubernur mendengar banyak informasi tentang Dinas Dukcapil Makassar itu telah menjadi ajang bisnis percaloan. Warga butuh KTP, tapi alasannya tak ada blanko e-KTP. Lho, blanko KTP nya kemana. Kenapa bisa blanko itu tak ada. Siapa yang kantongi. Dan ternyata ketika warga ketemu dunia percaloan di Disdukcapil itu, eee nyatanya ada blanko KTP. Apa blankonya dikantongi calo itu? Entah. Yang pastinya, cuma orang dalam Disdukcapil dan para calo itulah yang tahu dimana blanko KTP itu diselip-selipkan. Dan tentu semua pada tahu, bahwa melalui dunia percaloan maka blanko KTP itu menjadi sangat berharga. Lupakan saja KTP gratis itu.
Pj Wali Kota Rudy Djamaluddin memang merasa kecewa, setelah melihat warga berjubel di Disdukcapil dengan mengabaikan protokol kesehatan. Maka orang nomor satu di Kota Makassar ini pun memutuskan, agar pengambilan KTP dilakukan di kantor Camat saja. Tidak usah warga berjubel di Disdukcapil. Kalau perlu, bisa juga dijemput di kantir Lurah. Dan yang paling idiel tentunya, warga di rumah saja menanti KTP nya diantarkan.
Persoalannya ialah, apakah dunia percaloan di Disdukcapil Makassar itu mampu dilenyapkan? Tentu saja bisa, sepanjang Kadis Dukcapil Makassar punya komitmen kuat dalam memberikan pelayanan KTP ke masyarakat.
Soal percaloan di Disdukcapil dimana pun itu, belum tentu Kadis Dukcapilnya tidak mengetahuai. Masa iya dia tak mengetahui. Namun kalau benar dia tak mengetahuinya, maka hal itu orang boleh saja menyebutnya sebagai sesuatu yang keterlaluan.
Namun terhadap Kadis Dukcapil Makassar ini, tentu saja kita wajar berbaik sangka. Tak bisa langsung menuding-nuding. Berharap saja Kadis Dukcapil sudah melakukan yang terbaik, tetapi di barisan bawahannya itu, bisa saja mereka berkolusi dengan para calo, tanpa sepengetahuan sang kapala dinas.
Selamat bekerja Bu Kadis ***

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya