ZHOELFIKAR

Andi Utta: Dikerja Bukan Dicerita

09 January 2021 11:07
Andi Utta: Dikerja Bukan Dicerita
A Muchtar Ali Yusuf

BugisPos – Sosok Andi Muchtar Ali Yusuf, yang akrab dipanggil Andi Utta, yang pada Pilkada Bupati Bulukumba 2020 lalu sukses menumbangkangkan petahana Wakil Bupati Tomy Satria, sisa menungga pelantikan pada 17 Februari 2020 mendatang, meskipun gugatan salah satu rivalnya tengah bergulir.

Banyak yang bilang, percuma saja menggugat bila tak mengantongi cukup bukti.

Dari berbagai informasi yang dihimpun, kabarnya Andi Utta tidak menyangka bila dirinya akan masuk ke dunia politik. Selama ini dia hanya menggeluti dunia bisnis.

Maju ke politik, kabarnya, diakuinya tidak mudah. Butuh proses dan perjuangan. Ia mengatakan, bila pikiran-pikirannya saat muda bila hanya dicerita, maka ia takkan berhasil membangun perusahaan dengan karyawan kurang lebih 1000 orang.

Slogannya politiknya memang “dikerja bukan dicerita”. Karena hal inilah, ia sepakat maju dan percaya diri untuk bertarung melawan politisi kawakan seperi Arum Spink dan petahana seperti Tomy Satria.

Andi Utta menghabiskan masa kecilnya di Tanete. Ia bersekolah di SD negeri no 58 thn Tahun 1973. Kemudian lanjut SMP Negeri 1 Tanete. Saat SMA, ia hanya satu semester di Tanete kemudian pindah ke Makassar dan melanjutkan sekolahnya ke SMA Negeri 1 Jl.Gunung Bawakaraeng, Makassar, tahun 1982.

Lulus SMA, Andi Utta waktu itu mulai memikirkan masa depannya. Ia harus menjadi orang sukses. Pikiran mudanya itu kemudian ia kerjakan dengan membuka usaha udang laut jenis lobster dan hasil laut lainnya.

Tak hanya itu, seperti dilansir era.id, Andi Utta juga punya bisnis di bidang ekspedisi serta kontraktor. Seorang sumber yang tak ingin disebut namanya mengungkap, bahwa alat berat Andi Utta sering dipinjamnya.

Andi Utta memang dikenal sebagai salah satu pengusaha eksportir udang dan hasil laut. Hasil laut itu diambil dari kampungya di Bulukumba dan Sinjai.

Setelah itu, diseberangkanlah hasil laut itu ke Australia, tepatnya di Universal Seafood Perth Australia. Dulu ia bekerja sama dengan perusahaan lain, sekarang ia mandiri menggunakan perusahaannya sendiri.

Saat itu, pada tahun 1989, Andi Utta mulai membuat perusahaan. Dimulai dari mengurus surat izin hingga mencari pasar untuk membeli hasil laut yang telah ia kumpulkan (*)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya