Zhoelfikar

Matemija, Dua Sejoli Desa Gareccing Sinjai Tertangkap Mesum di Jembatan

11 January 2021 01:25
Matemija, Dua Sejoli Desa Gareccing Sinjai Tertangkap Mesum di Jembatan
Jembatan melakukan Mesum Dua Sejoli

BugisPos — Warga Honto, Dusun Lita-litae, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menangkap Dua Sejoli pelaku mesum di Jembatan gantung desa setempat.

Warga menangkap, dua sejoli di Jembatan gantung karena melakukan hubungan suami istri di tiang jembatan.

” Kami tangkap karena melakukan hubungan badan di tiang atas jembatan,” kata Ambo Dalle salah seorang tokoh masyarakat setempat, Minggu (10/1/2020).

Setelah ia tangkap, lalu meminta kembali ke rumahnya menyampaikan perbuatan terlarang jembatan tersebut.

Masyarakat bersama pemerintah setempat kesal atas ulah oknum dua sejoli.

” Melakukan perbuatan amoral tentu ada sanksinya di kampung ini,” kata Kepala Dusun Lita-litae, Desa Gareccing, Iswandi.

Jembatan gantung Karampuang ini menghubungkan Desa Gareccing ke Leppang, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan. Dan dibangun tahun 2018 lalu.

Jembatan gantung dan Sungai Karampuang memiliki pesona tersendiri. Sehingga menarik banyak orang untuk mengunjunginya.

Hanya saja di sekitar jembatan tidak ada permukiman sehingga pengunjung berpotensi berbuat mesum di waktu-waktu sepi dari aktifitas warga setempat.

”Tidak dilarang berkunjung dan foto-foto selfi di atas jembatan ini, tapi jangan berbuat mesum di kampung kami,” kata Ambo Dalle.

Atas perbuatan asusila sepasang dua sejoli tersebut, pemerintah setempat memanggil pihak orang tua mereka dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat setempat atas perlakuan anaknya.

Selain aksi mesum juga, pengunjung sering didapati buang sampah di sekitar jembatan dan air sungai. Sekadar diketahui bahwa sampah sulit terurai dan mengurangi kesuburan tanah

Sumber : Rasyid

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya