ZHOELFIKAR

Terkait Sampah dan Adipura, DPRD Bone Kunjungi ki DPLH Sulsel

12 January 2021 16:35
Terkait Sampah dan Adipura, DPRD Bone Kunjungi ki DPLH Sulsel
DPLH Sulsel menerima kunjungan Komisi 3 DPRD Bone

BugisPos — Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Sulsel menerima kunjungan Komisi 3 DPRD Bone di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (12/1/2021).

Didampingi pejabat administrator, Kadis PLH Sulsel, Andi Hasdullah menerima audensi DPRD Bone komisi 3 untuk berbagi informasi terkait tatakelola persampahan dan piala adipura.

Pada kesempatan itu Hasdullah menekankan pentingnya dukungan DPRD kabupaten untuk mendorong pengelolaan persampahan yang baik dan untuk meraih adipura terutama dari fungsi aspek kebijakan, dukungan pembiayaan dan pengawasan.

“Tertib sampah menjadi salah satu prioritas pemerintah karena jika tak terkelola dengan baik maka sampah menjadi masalah menyebabkan daerah yang kotor, kumuh, sumber penyakit yang berujung pada gangguan kesehatan masyarakat dan estetika wilayah,” ujar Hasdullah.

Pengolahan tertib sampah harus dilakukan dalam bentuk gerakan pemerintah dan masyarakat harus bersama mendorong pemberdayaan masyarakat

Data yang ada setiap orang menghasilkan sampah 0.8 kg perhari jadi masalah sampah makin bertambah populasi penduduk maka produksi sampah juga makin banyak.

Sampah terbesar itu sumbernya adalah sampah rumah tangga. Oleh itu ada sejumlah solusi yang perlu di perhatikan untuk mengatasi sampah antara lain pelaksanaan jakstrada kabupaten kota yakni penurunan volume sampah 25 persen setiap tahun melalui pemilahan sampah rumah tangga dengan pendekatan 3 R (reduce, reuse, recicle) ini butuh edukasi, sarana dan prasarana, bank sampah per claster wilayah,” jelas Kadis PLH.

“Dan juga paling penting adalah tempat pembuangan akhir TPA yang spesikasi landfill tempat yang luas da strategis
Selanjutnya petugas kebersihan dan sarana mobil pengangkut sampah yang otometik dalam jumlah memadai” lanjutnya

Hasdullah berharap kabupaten kota di Sulsel dapat terus berusaha untuk mendapatkan adipura sebagai indikator keberhasilan dalam mengelolah sampah.

Banyak daerah yang berhasil mendapat adipura dan tertib sampah itu mareka melakukan pendekatan edukasi peningkatan kesadaran masyarakat dan penegakan perda dengan pemberian sanksi.

Terkait adipura hal-hal tersebut diatas ditambah kebersihan kota yang bersih dan keteduhan, terminal, pasar, drainase, fasilitas umum, ruang terbuka hijau, TPA sanitary landfill itu semua menjadi penilaian.

Hasdullah berharap kabupaten kota di Sulsel dapat terus berusaha untuk mendapatkan adipura sebagai indikator keberhasilan dalam mengelolah sampah.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya