ZHoelfikar

Matemija, Jalan Poros Enrekang- Toraja Rusak Parah Banyak Korban Kecelakaan

16 January 2021 18:30
Matemija, Jalan Poros Enrekang- Toraja Rusak Parah Banyak Korban Kecelakaan
jalan Nasional poros Enrekang-Toraja menuai kritikan, sudah kesekian kalinya warga dan pengendara kesal akibat jalan tersebut, bahkan kritikan salah satu anggota DPRD-Provinsi SulSel
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Pelaksanaan pengerjaan jalan Nasional poros Enrekang-Toraja menuai kritikan, sudah kesekian kalinya warga dan pengendara kesal akibat jalan tersebut, bahkan kritikan salah satu anggota DPRD-Provinsi SulSel, saat melintas, bersepeda motor rombongan menuju ke Toraja, ia hampir saja mengalami kecelakaan akibat jalan poros yang rusak parah di beberapa titik di kota Enrekang.

Tidak tanggung-tanggung, sudah puluhan penggunaan jalan mengalami kecelakaan utamanya pengendara bersepeda motor, saat musim panas dan hujan debu dan licin membuat warga disekitar sangat terganggu.

Kesal,” warga disekitar Bamba kelurahan Puserren Kecamatan Enrekang ambil jalan alternatif gotong royong menimbun lubang yang mengangah dan menaruh bunga ditengah jalan. Demi tidak adanya lagi korban kecelakaan akibat jalan poros yang rusak parah, ditambah lagi tidak adanya marka tanda rambuh jalan “tutur warga disekitar dengan kesal. Sabtu 16/01/2021

Kemacetan kendaraan sangat jelas terlihat dikarenakan jalan semakin sempit akibat gundukan material ke pinggir jalan dan tengah jalan. Dari pantauan kami BugisPos.com sangat memprihatikan lubang dan gundukan material ditengah jalan, utamanya di Kelurahan Galonta dan Puserren, dan beberapa titik lainnya.

Padahal pengerjaan dimualai 2020 dan sudah dikerjakan. ± satu bulan usai dikerjakan dengan penggalian dan pengaspalan tidak bertahan lama, bahkan kerusakan lebih diperparah utamanya di ke Kelurahan Galonta dan Puserren.

Saat dikompirmasi pengawas Korwil Enrekang melalui telepon selulernya, enggan memberi komentar bahkan tidak menahu siapa pelaksana proyek jalan poros Enrekang-Toraja tersebut, “kan aneh.

Bahkan pantauan kami bersama warga disekitar, Bamba Kelurahan Puserren Kecamatan Enrekang, yang sempat kami abadikan lewat camera handphone sangat terlihat jelas pihak pelaksana proyek menimbun dengan bahan material pecahan keramik batu marmer halus, kan aneh tidak sesuai RAB. “sehingga banyak korban kecelakaan pengendara sepeda motor pada saat itu.

Namun karena pihak pelaksana proyek ada teguran sehingga pada hari itu juga, ia menimbun kembali lapis marmer itu. dengan bahan timbunan material sirtu gunung tanah liat, ironisnya lagi jalan bertambah licin dan kotor apa lagi saat musim hujan. (Warga)

Sumber : M. Syafar

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya