Matemija, Covid-19 Meneror Satpol PP

24 January 2021 11:21
Matemija, Covid-19 Meneror Satpol PP
Oleh : Usdar Nawawi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Kedengarannya kalimat ini aneh-aneh juga. Lucu-lucu juga. Coba bayangkan bagaimana bentuknya pandemi Covid-19 itu sampai bisa disebut meneror jajaran personil Satpol PP Kota Makassar.

Tetapi itulah yang dikatakan Sekretaris Satpol PP Kota Makassar, Iqbal Asnan, kepada sejumlah media di Makassar, tak peduli itu media abal-abal (istilah Dewan Pers) atau media resmi yang terverifikasi. Pokoknya Iqbal Asnan ngomong saja ke media tentang kesedihannya, lantaran personil di jajaran Satpol PP Makassar, mulai dari Kasat Pol PP sendiri sampai di jajaran terbawah sehingga mencapai 109 orang yang positif Covid-19.

Diketahui mereka anggota Satpol PP Makassar yang positif Covid-19 ini, tersebar di 15 kecamatan, juga mereka ada tugas jada keamanan di rumah jabatan pj wali kota, rumah pribadi pj wali kota, di bala kota sendiri, dan di beberapa tempat lainnya, selain banyak yang tugas keseharian di lapangan melakukan pengawasan dan sosialisasi bersama aparat kepolisian dan TNI.

Dari kondisi ini, dan mencermati kata-kata Iqbal Asnan bahwa Covid-19 meneror anggota Satpol PP Makassar sampai-sampai anggota Satpol PP itu terpapar positif hingga 109 orang, orang boleh saja berkata, bahwa mungkin saja Covid-19 nya marah ke anggota Satpol PP, karena virus ini menganggap dirinya dihalang-halangi penyebarannya oleh Satpol PP … bahhh …

Logikanya, sebetulnya, jajaran Satpol PP tak perlu terpapar. Sebab justeru mereka inilah yang melakukan pengawasan dan sosialisasi ke warga, agar warga taat dan patuh menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

Satpol PP inilah yang melakukan tindakan peneguran, menjalankan sanksi, apabila menemukan warga yang tidak pakai masker, tidak jaga jarak, dan malas cuci tangan.

Pertanyaannya ialah, jangan-jangan Satpol PP yang mengawasi warga, yang sosialisasi prokes ke warga, tetapi mereke sendiri justeru yang tidak pakai masker, tidak jaga jarak, dan malas cuci tangan selama menjalankan tugas. Itu bisa saja terjadi.

Dan faktanya, lebih 100 orang anggota Satpol PP Makassar terpapar Covid-19. Hal itu bisa menjadi bukti, menjadi acuan, bahwa anggota Satpol PP Makassar dalam menjalankan tugasnya di lapangan, justeru mereka tidak taat menjalankan protokol kesehatan.

Dengan kejadian yang sungguh mengherankan ini, tentulah Pj Wali Kota perlu punya perhatian. Perlu melakukan sesuatu, agar penyebaran Covid-19 ini ke personil Satpol PP Makassar dapat diantisipasi. Dapat ditangani dengan baik.

Yaa, jangan dicuekilah ***

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya