Dilantik mi Mudir dan Wakil Mudir Periode 2021-2025 Pondok Pesantren DAM Cece

31 January 2021 09:01
Dilantik mi Mudir dan Wakil Mudir Periode 2021-2025 Pondok Pesantren DAM Cece
Pelantikan Mudir pondok pesantren Darul Arqam Muhammadiyah (DAM) Cece yang di gelar di Desa Cece, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, acara berlangsung penuh dengan rasa hikmah, pada hari Sabtu 17 Jumadi 1442 H, atau 30 Januari 2021 M.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Pelantikan Mudir pondok pesantren Darul Arqam Muhammadiyah (DAM) Cece, dengan masa jabatan 2021-2025. Yang di gelar di Desa Cece, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, acara berlangsung penuh dengan rasa hikmah, pada hari Sabtu 17 Jumadi 1442 H, atau 30 Januari 2021 M.

Hadir dalam acara pelantikan, pimpinan wilayah Muhammadiyah Sulsel Drs Mawardi pewangi, Rektor UNIMEN Enrekang Drs Yunus Busa MSi, kepala lembaga pembinaan pesantren Dr Lukman LC, Ketua dan wakil ketua pimpinan daerah Muhammadiyah Enrekang Drs Kamaruddin Sita dan H.Mardan S.Ag, dan juga ketua MPK Muhammadiyah Enrekang Baharuddin SE, MM, serta para santri dan undangan.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Daerah Muhammad (PDM) yang merangkap Mudir pondok pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Cece Enrekang, KH.Kamaruddin Sita, mengatakan, terimakasih atas semua dukungan, pondok kita ini milik kita, saya tidak bisa berbuat apa apa tanpa dukungan dan kerjasama kita semua. Saat ini pimpinan daerah patut berbangga oleh karena baru saja beberapa hari lalu telah kita sepakati berdirinya Pondok pesantren perguruan Muhammadiyah Malua dan di Kota Enrekang juga di sepakati Muhammadiyah boarding school ( MBS) serta di Maiwa akan di bangun masjid, TK dan SD Muhammadiyah di Desa Batumila Kec.Maiwa kab Enrekang. Tentu ini bukan perkara mudah, di butuhkan kerja cerdas, kerja keras, kerjasama dan kerja tuntas”, ujarnya Kiai pondok pesantren darul Arqam Muhammadiyah Cece.

Ditempat yang sama, Dr. Lukman LC, dalam sambutannya, “tiga indikator harus terintegrasi, lembaga pesantren, sekolah dan orang tua santri atau masyarakat. Pondok pesantren yang modern dan profesional harus tersistem dan kolaborasi dengan seluruh. Yang di akui santri adalah yang bermukim atau mondok, penuhi seluruh sarana pondok pesantren. hal hal ini, Masjid, asrama, ruang kelas, kiai dan guru”, ungkapnya

“Dan Pimpinan wilayah Muhammadiyah Sulsel, di wakili Drs.mawardi pewangi, M.Ag. menyampaikan perkembangan pesantren se-Sulawesi Selatan. Masing masing pondok pesantren Muhammadiyah memiliki keunggulan, yang pasti beberapa hal mendasar :

1. Perkuat dan Benahi SDM
2. Visioner, kreasi dan Inovator
3. Perkuat Manajerial
4. Jaga kepercayaan
5. Perkuat jaringan lembaga dan komunikasi eksternal
6. Perkuat skill bahasa Arab dan bahasa inggris
7. Perkuat Kepercayaan dan Ketauladanan
8. Hindari komplik internal
9. Perkuat kemandirian santri, keteladanan
10. Perkuat Kewirausahaan dan kemandirian pondok pesantren.”

Sumber: M. Syafar
Editor : Syahrul


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya