Saat Divaksin, Bupati Takalar Tetap Tebar Senyum ki Tauwwa

03 February 2021 19:49
Saat Divaksin, Bupati Takalar Tetap Tebar Senyum ki Tauwwa
Saat Divaksin, Bupati Takalar Tetap Tebar Senyum
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Bugispos.com, Takalar – Bupati Takalar H. Syamsari Kitta, menjalani vaksinasi Covid 19 di Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle, Rabu 3 Februari 2021.

Syamsari divaksin usai menjalani pemeriksaan oleh tim medis dan dianggap bersyarat menjalani program vaksinasi. Saat divaksin, Bupati Takalar tak henti menebar senyum seolah tak merasakan sakitnya jarum suntik yang menancap di lengannya. Ia pun sempat bercanda di depan perawat dan dokter di sela vaksinasi yang berlangsung sekitar lima menit itu.

“Kita senyum saja sambil berdoa, kita berharap agar program vaksinasi ini bisa efektif mencegah penularan Covid 19,” kata H. Syamsari usai menjalani vaksinasi sekitar pukul 10.20 Wita, Rabu 3 Februari 2021.

Ia menegaskan, dengan keikutsertaannya menjalani vaksinasi bisa menambah kepercayaan masyarakat akan vaksin Sinovac yang sempat diragukan oleh sebagian orang. Apalagi selama ini, banyak kabar hoax yang beredar seputar efek samping dari vaksin asal China itu.

“Semoga ini bisa menambah kepercayaan masyarakat untuk ikut divaksin, kemarin kan banyak yang ragu, sekarang masyarakat tak perru lagi takut untuk divaksin karena ini bisa menambah pertahanan tubuh kita untuk melawan virus sehingga tidak mudah terpapar,” terang Bupati murah senyum itu.

Selain itu, ia berharap dengan vaksinasi ini maka tes swab dan rapid test antigen tidak lagi dugunakan jika berepergian bagi mereka yang sudah divaksin. Dengan demikian, maka belanja negara untuk swab dan rapid test antigen yang sangat mahal bisa ditekan.

“Kalau ini sudah massif maka ekonomi bisa pulih dan belanja negara yang berhubungan dengan Covid 19 bisa ditekan, misalnya swab, rapid test antigen, dan APD bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis,” kata H. Syamsari.

Bupati Takalar H. Syamsari sebenarnya dijadwalkan mengikuti vaksinasi pada Senin 1 Februari 2021, tetapi tekanan darah terlalu tinggi sehingga tertunda. “Senin kemarin tekanan darah Pak Bupati tinggi mencapai 150, sekarang sudah normal 110 sehingga bersyarat untuk divaksin,” kata Direktur RSUD Haji Padjonga Dg Ngalle.

Selain Bupati Takalar, saat ini sejumlah pejabat publik di Takalar telah melanjalani vaksinasi Covid 19. Di antaranya Kapolres Takalar, Ketua PN Takalar, dan sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemkab Takalar.

Sumber : Muh.Nawir


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya