Mantap, Guna Mengatasi Banjir, Bupati Andi Utta Bentuk ki Tim Pengendali Banjir

02 March 2021 18:46
Mantap, Guna Mengatasi Banjir, Bupati Andi Utta Bentuk ki Tim Pengendali Banjir
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos,- Pemkab Bulukumba serius menangani permasalahan banjir yang setiap tahun melanda beberapa titik di kota Bulukumba.

Sebelum musim hujan tiba yang diperkirakan puncaknya pada bulan April dan Mei, Bupati Muchtar Ali Yusuf yang akrab disapa Andi Utta, berharap perangkat daerah yang terkait untuk melakukan antisipasi dini sehingga tidak ada lagi banjir di setiap musim hujan.

“Jangan permalukan saya. Saya tidak mau dibully jika Bulukumba banjir lagi,” tegas Bupati Andi Utta pada rapat yang di gelar di Kantor Bupati, Selasa, 2 Maret 2021.

Makanya, ia meminta mulai sekarang pihak terkait segera bergerak mengecek dan menganalisis secara detail permasalahan setiap titik-titik banjir di kota Bulukumba.

“Sampaikan apa permasalahannya, baru kita atasi bersama. Kalau dibutuhkan alat berat, nanti saya bantu,” katanya.

Dalam menangani banjir ini, lanjut Bupati, diperlukan koordinasi dan kerjasama lintas sektor, misalnya dari PSDA, Dinas Perumahan Permukiman, serta Badan Penanggulangan Bencana. Tidak bisa hanya satu unit kerja saja.

“Sekarang bentuk Tim kecil pengendali banjir dari beberapa instansi. Saatnya bekerja, lalu kita evaluasi setiap 10 hari,” pesan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf.

Rapat tersebut juga membahas persoalan kebersihan, baik di kota Bulukumba maupun yang ada di kecamatan.

Sementara itu, Wakil Bupati, A Edy Manaf mengungkapkan jika kondisi kota Bulukumba di beberapa tempat masih ditemukan kotor

“Jika saya jalan pagi, saya masih menemukan tahi sapi. Apalagi jalanan di belakang Pasar Cekkeng banyak tahi sapi di sana,” ungkap Andi Edy yang juga Ketua DPD PAN Bulukumba.

Permasalahan kebersihan kota ini memang juga menjadi fokus perhatian era pemerintahan “Harapan Baru”, termasuk kebersihan di pasar -pasar.

Wabup A. Edy Manaf mengaku akan mengawal terus persoalan kebersihan ini sampai kondisinya semakin baik.

“Kita akan kawal kebersihan ini, jangan hanya panas di awal atau panas tahi ayam, lalu setelah itu dilupakanmi,” kata mantan anggota DPRD Provinsi ini.

Dalam penanganan kebersihan lanjutnya, dibutuhkan kerjasama lintas sektor, juga dibutuhkan penyadaran kepada masyarakat agar menciptakan kehidupan atau lingkungan yang bersih.

Hasil rapat dibentuk Tim Pengendali Banjir yang dikoordinir oleh Kepala Dinas PSDA dan Tim Kebersihan Terpadu yang dikoordinir oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.-(*)

Editor Suaedy


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya