Buka ki Pelatihan di Basarnas, Gubernur Sulbar Sebut Kesiapsiagaan Perlu Jadi Perhatian

08 March 2021 13:39
Buka ki Pelatihan di Basarnas, Gubernur Sulbar Sebut Kesiapsiagaan Perlu Jadi Perhatian
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar memberikan apresiasi kepada Basarnas mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan kesiapsiagaan memberi pertolongan terhadap korban kecelakaan atau bencana yang tidak dapat diprediksi.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Sulbar–Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menghadiri menggelar Pelatihan Potensi Pencarian dan Pertolongan di Permukaan Air Tahun 2021, yang digelar di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Senin, 8 Maret 2021.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar memberikan apresiasi kepada Basarnas mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan kesiapsiagaan memberi pertolongan terhadap korban kecelakaan atau bencana yang tidak dapat diprediksi.

“Kesiapsiagaan perlu menjadi perhatian, mengingat negara kita berada pada posisi strategis aktivitas transportasi udara maupun maritim. Indonesia juga terletak diatara tiga lempengan dunia, yaitu lempengan eurasia, lempengan Indo Australia dan lempengan pasifik, ” kata Ali Baal.

Ia juga mengingatkan peristiwa gempa bumi yang terjadi di Majene dan Mamuju, 15 Januari lalu, dan beberapa kejadian bencana dan kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa dan materi, untuk itulah peran Basarnas sangat diperlukan memberikan pelayanan SAR dalam pencarian, pertolongan, dan penyelamatan korban walau dengan keterbatasan sarana, prasarana dan sumber daya manusia , Basarnas telah menunjukkan hasil kerjanya yang dirasakan oleh masyarakat.

” Pelatihan ini diharapkan dapat betul-betul menghasilkan tersedianya potensi masyarakat atau instansi yang siap mendukung tugas operasi SAR dalam pencarian dan pertolongan. Dengan pelatihan, peserta akan memeroleh pengayaan, pengetahuan, keterampilan, keterampilan dan pembentukan sikap mental yang siap bekerja untuk kemanusiaan.Minimal pelatihan dapat dilakukan dua kali dalam setahun dengan melibatkan Basarnas, BPBD, Dinsos, PMI, Satpol PP,” sambung Ali Baal.

Diapun berpesan agar peserta pelatihan senantiasa memperhatikan keselamatan dalam proses pelatihan.

“Selamat bekerja. Semoga pelatihan ini berjalan dengan lancar. Saya berharap juga saudara-saudara menjaga kualitas pelatihan, sehingga hasil pelatihan ini akan optimal untuk menunjang tugas-tugas operasi sar secara cepat, tepat, handal dan aman,” kata mantan Bupati Polman itu

Ia juga mengingatkan soal Covid-19, walaupun ada vaksinnya tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. (farid/Humas)

Advertorial.


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya