Oleh : Usdar Nawawi

Mirip-mirip Film India

04 April 2021 21:23
Mirip-mirip Film India
Oleh : Usdar Nawawi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Sesungguhnya ini mirip-mirip film India saja. Tetapi karena ini sejarah yang mungkin saja tak akan terlupakan bagi anak cucu kita kelak di kota Anging Mammiri ini – bahkan mungkin di Sulsel – maka saya merasa tak ada salahnya mencatat peristiwa ini, dan ditulis dalam artikel ini, betapapun pahitnya bagi saya, dan mungkin juga terasa di sebagian orang, yang sedang berada di tengah-tengah di antara seorang Danny Pomanto dan seorang Nurdin Abdullah.

Bahwa puncak-puncak ketegangan di antara calon Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA), di saat gubernur NA baru saja melantik Rudy Djamaluddin menjadi Penjabat Wali Kota Makassar menggantikan Yusran Jusuf, Jumat siang, 26/6/21, di rujab gubernur.

NA agak tegang memang saat memerintahkan Rudy Djamaluddin, agar lawan itu ‘Tungguma’. Apa itu tungguma, tungguma. Diketahui bahwa kata Tungguma itu adalah tagline perjuangan Danny Pomanto menuju kursi Wali Kota Makassar 2020.

Bagi saya, momentum ini sungguh mengiris hati, sebab saya adalah bagian dari tim pejuang Danny Pomanto, padahal di sis lain, saya juga tim pejuang Nurdin Abdullah (Prof Andalan) di Pilgub Sulsel 2018 dan setelahnya.

Satu-satunya doa saya saat itu ialah, semoga saja Danny Pomanto menang di Pilwali 2020, lalu keduanya berpelukan saat pelantikan. Sebab sudah pastilah gubernur NA yang melantik Danny Pomanto bila Danny memenangkan pertarungan.

Dan ternyata pada Pilkada Wali Kota Makassar, 9 Desember 2020, dimenangkan pasangan Danny-Fatma, dengan mengalahkan tiga pasangan lainnya, yakni Appi-Rahman, Ical-Fadli dan None-Zunnun.

Yang mengejutkan ialah, ketika sehari sebelum pelantikan, Danny-Fatma datang silaturrahmi ke gubernur NA. Dan NA juga terlihat sangat senang menerima kehadiran Danny-Fatma ini di kantor gubernur. Kontan warga Makassar umumnya mengucapkan syukur alhamudulilla, aman mi Makassar. Saya sendiri merasakan senang luar biasa. Perang dingin telah usai.

Ini juga menjadi pertanda, bahwa Danny-Fatma adalah pasangan pemimpin yang bijak, berani menembus belantara demi kebaikan, dan pantang surut ke pantai di saat mengarungi lautan luas demi orang banyak.

Esok paginya, 26/2/21, di Baruga Karaeng Pattinganglloang rujab gubernur Sulsel, NA melantik pasangan Danny-Fatma bersama 10 pasang bupati/wakil bupati se Sulsel, dengan penuh kebahagiaan. Inti dari pidato pelantikan, gubernur menekankan rekonsiliasi dan meninggalkan dendam politik, demi bersama membangun Sulsel.

Namun keesokan harinya, tengah malam, peristiwa menggemparkan terjadi. Gubernur NA dicokok KPK. Istilahnya di- OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dengan tuduhan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur. Tak ada jalan lain, untuk mengisi kekosongan pemerintahan, Kemendagri pun menunjuk Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, naik menjabat Plt Gubernur Sulsel, hingga ada putusan ingkrah dari pengadilan atas kasus hukum NA.

Yang patut dihargai ialah, ketika Plt Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wali Kota Danny Pomanto, sama-sama mengeluarkan himbauan, agar masyarakat bersama mendoakan NA dan keluarganya, semoga NA selama menjalani proses hukum, senantiasa diberi kesabaran, ketabahan, dan kekuatan oleh Allah SWT.

Perjalanan hidup dan nasib setiap anak manusia, memang tak ada yang tahu. Takdir Tuhan adalah rahasia Tuhan. Karena itulah Danny Pomanto berkata, tidak usah kita membully habis NA, sebab belum tentu nasib kita lebih baik dari gubernur non aktif NA.

Yang pasti bahwa, selepas Danny-Fatma dilantik oleh Nurdin Abdullah menjadi Wali Kota/Wakil Wali Kota Makassar, pasangan ini bertekad memimpin Makassar sebaik-baiknya.

Danny-Fatma di tahun petama pemerintahannya, fokus pada 4 program, yakni mengatasi pandemi Covid 19, mereformasi birokrasi di pemerintahan, sombere dan Smart City, serta merestorasi infrastruktur perkotaan.

Demi sukses program ini, tentunya semua pihak diharapkan dukungannya, termasuk seluruh tim pejuang Danny-Fatma di Pilkada Wali Kota 2020 lalu ***


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya