Oleh Usdar Nawawi

Jagai Anakta’

07 April 2021 12:20
Jagai Anakta’
Oleh Usdar Nawawi

BugisPos — Jagai Anakta’, jagalah anak-anak kita agar mereka tidak sampai melakukan hal-hal yang menyimpang, adalah pesan multifungsi yang lahir dari pemikiran seorang Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) saat menjabat Wali Kota Makassar di periode pertama.

Jagai Anakta’ adalah salah satu inovasi yang muncul dari otak cerdas Danny Pomanto. Ide ini kemudian mendapat respon positif secara nasional, namun kemudian inovasi ini melemah dan hilang bak ditelan setan sejak masa transisi pemerintahan di kota Makassar, selama periode tiga penjabat wali kota.

Bahwa di lingkungan keluarga, tetangga, se-RT, se-RW, bahkan ke keluraham hingga ke kecamatan, potensi penyimpangan anak-anak masa depan demikian besar. Itu akibat dari pengaruh lingkungan dan era perkembangan informasi teknologo yang tanpa batas. Bila di lingkungan mereka marak pesta miras, pergaulan bebas, narkoba, atau bentuk-bentuk kejahatan lainnya, maka waspadalah pada anak-anak kita, jangan sampai mereka ikut terjerumus.

Karena itulah, saat Danny Pomanto di periode pertama, mencanangkan terbentuknya jajaran Penasehat Wali Kota yang diambil dari calon ketua RW yang tidak terpilih, ditugaskan menangani pesoalan sosial yang ada di wilayah RW masing-masing, dengan bekerjasama ketua RW terpilih dan pemerintah setempat.

Namun sayang seribu sayang, bahkan mungkin saja sayang sejuta sayang, sebab para penjabat Wali Kota kemudian dengan entengnya menenggelamkan program ini, Bahkan Pj Wali Kota menghapus anggaran honor para Penasehat Wali Kota tersebut. Mereka kemudian memandang yang namanya Penasehat Wali Kota itu tidak ada dan tidak perlu ada.

Maka tentu saja Danny – Fatma setelah terpilih jadi Wali Kota, mulai dari nol lagi untuk menghidupkan kembali peran Penasehat Wali Kota, agar mereka dapat membantu secara intensip pada seluruh keluarga di wilayah mereka, antara lain agar mereka senantiasa dapat menjaga anak-anak mereka, sehingga tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif.

“Kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral kemarin menggerakkan semua pihak untuk menjaga anak-anak dari hasutan juga ajaran menyesatkan. Pelaku bom bunuh diri kemarin masih tergolong belia,dan ini sangat memprihatinkan” kata Danny Pomanto kepada Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) Komjen Pol Boy Rafli Amar,MH di Jalan Amirullah, Selasa, 30/3/2021.

Danny Pomanto menegaskan akan kembali memaksimalkan program yang sebelumnya pernah diterapkan ketika Ia menjabat wali kota pada periode pertama.

“Program jagai anakta’ ini sudah pernah diterapkan saat masa pemerintahan saya sebelumnya. Dan kali ini saya akan makin memaksimalkan ditambah dengan program baru yang akan kami luncurkan yaitu smart milenial,” terang Danny.

Kita nantikan saja akan seperti apa gebrakan Danny – Fatma dalam menjaga anak-anak masa depan bangsa ini, agar mereka jangan terterumus ke kubangan aib bahkan hingga terjebak paham radikalisme yang membawa tindakan terorisme ***


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya