Matemija, Penyidik Res Narkoba Polres Kep. Selayar Diduga Tidak Profesional

11 April 2021 17:29
Matemija, Penyidik Res Narkoba Polres Kep. Selayar Diduga Tidak Profesional
Ilustrasi.

BugisPos — Penyidik Res Narkoba Polres Kepulauan Selayar, diduga tidak Profesional, dalam menangani Kasus, narkoba, bernisial, AE ( 27 ) yang ditangkap pada pekan lalu 25 Februari 2021 dirumah kediamannya Jalan, MT, Hariyono, Kelurahan Benteng Selatan, bersama rekannya bernisial PT.

AE, yang di konfirmasi, Wartawan media ini, Minggu 11/4/2021, ia mengatakan “bahwa sabu yang didapat polisi pada saat penggerebekan dirumah saya, itu saya beli juga di mertua saya Bernisial, B, dan itu hanya untuk saya pakai dengan teman”, ujarnya AE.

Selain itu, saya di ambil, Urine, dengan teman teman saya , Pt, AC. dan Ag, namun kenapa hanya Urine saya yang tidak dikirim ke Polda untuk di ketahui apa positif atau negatif padahal saya itu sering pakai sabuh bersama teman teman, PT, AC dan AG, dan aneh nya, kenapa cuma saya sendiri yang di kasih pasal tunggal, 114, dan Urine saya tidak dikirim, bahkan ada oknum penyidik yang mengatakan Urine AE, tidak usa dikrim kasi saja pasal 114, sedangkan teman teman saya yang lain, lk. PT, AC, dan ,AG, dikasi Pasal 112 dan 127″ ujarnya, AE, Sambil meneteskan air matanya.

“Seharus, Nisial, BH, saja yang dikasi tunggal pasal 114, karena ada BB satu buah timbangan, Sabuh yang di amankan polisi sebagai barang bukti”, tambahnya AE.

Sementara, tetangga, BH, berinisial, T, yang dikonfirmasi, oleh wartawan media ini, Minggu 11/4/2021, bahwa barang bukti yang didapat polisi dirumah saya pada saat penggeledahan pekan lalu, yaitu 1 Buah alat timbangan Sabu, dan Buku Rekening atas nama, RM,, serta ATM, itu dititip dirumah saya, namun saya tidak tau menahu berapa besar jumlah uang didalam rekening itu, dan terkait masalah timbangan sabuh yang didapat dirumah saya ini, itu, S, Isterinya, BH, yang suruh ambil dari Bekasi motor, milik, BH, untuk menyimpan Alat timbangan sabuh tersebut, makanya saya juga di ambil keterangan dari polisi, dan besok saya mau masuk lagi kepolres untuk di ambil keterangan karena sudah adami lagi surat panggilan saya dari polisi, ujarnya perempuan ibu rumah tangga bernisial, T.

Sementara itu Kasat narkoba melalui, cq, Penyidik Res Narkoba Polres Kepulauan Selayar, Aipda Muh Syahrir, yang dikonfirmasi wartawan media ini melaui WhatsApp, saat ditanya terkait masalah Urine AE, Kenapa tidak dikirim dan AE dikasi pasal 114 ada apa ? ia mengatakan mohon maaf pak, sebenarnya yang tangani dari awal perkara AE, bukan saya tetapi Pak Ichwan, cuma beliau mutasi ke Reskrim, sehingga saya melanjutkan kirim berkasnya ke JPU, tapi intinya dalam perkara ini AE, berperan sebagai perantara dalam jual beli narkotika golongan l sehingga pasal yang diterapkan 114 ayat 1 dan tidak perlu membuktikan Urine nya positif atau tidak”, ujarnya Muh Syahrir.

Kasi Pidum Kejari Kepulauan Selayar, Mirdad Daniel Apriadi, SH. yang di konfirmasi wartawan media ini melalui, WhatsApp, “terkait masalah Urine AE, apa ada hasil Urine AE yang dikirim penyidik ke JPU ? Jawab Kasi Pidum, tidak ada hasil leb nya, apa positif atau negatif”, ujarnya Kasi Pidum,( Tim/UH )

Editor : Syahrul


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya