Mahasiwa Al Birr Unismuh Laksanakan ki Ansyitha Ramadhan 1442 H

14 April 2021 22:57
Mahasiwa Al Birr Unismuh Laksanakan ki Ansyitha Ramadhan 1442 H
Acara ini dibuka oleh Ketua BPH Unismuh Makassar, Prof Dr H Gagaring Pagalung, M. Si, Ak, C. A, Rabu (14 April 2021), di Masjid Subulussalam Al Chory, Unismuh Makassar.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Ribuan mahasiswa Ma’ad Al Birr Unismuh Makassar melaksanakan Ansyitha Ramadhan 1442 H atau kajian intensif Ramadhan selama sepekan di Masjid Subulussalam Al Chory, Unismuh Makassar, via daring dan luring.

Acara ini dibuka oleh Ketua BPH Unismuh Makassar, Prof Dr H Gagaring Pagalung, M. Si, Ak, C. A, Rabu (14 April 2021). Dihadiri Wakil Rektor IV, Drs KH Mawardi Pewangi, M. Pd. I, Wakil Direktur Ma’had Al Birr, Dr Ali Bakri, S.Sos M.PdI, serta Kabid Program Pendidikan dan Dakwah Mahad Al Birr dan Kabag Program Kemanusiaan.

Ketua BPH Unismuh Makassar Prof Dr H Gagaring Pagalung dalam sambutannya menyambut positif kegiatan pembinaan yang dilaksanakan Ma’had Al Birr dan BPH siap membantu dan bersinergi dalam setiap program pembinaan yang dilaksanakan.

Tema kajian intensif Ramadhan, Ma’had, Al, Birr sangat menarik, “Meraih Kemuliaan Ramadhan Dan Mencapai Ridho Ilahi” ini terkait dengan surah Ibrahim ayat 24-25, yang memberikan perumpamaan manusia, sebagai pohon. Dikatakan pohon itu banyak jenisnya, sama manusia memiliki tabiat yang berbeda, perilaku yang berbeda maka apa yang perlu dipersiapkan, kata Prof Gagaring.

Pertama perkuat akar pohon atau tauhid atau, aqidah sebagai manusia melalui wadah, Ramadhan, ini.

Kalau akarnya, kuat maka, gempuran apapun, tidak akan mudah, goyah. Pohon itu punya batang dan ranting diibaratkan manusia ibadahnya.

Jika ibadahnya kuat maka akar dan pohonnya akan kuat. Pohon yang utuh selain punya akar yang kuat, batang yang kuat juga harus punya buah yang akan, dinikmati oleh, alam, semesta dan itu diingatkan akhlak.

Makanya di bulan, Ramadham ini memontum memperbanyak ibadah atau kegiatan kegiatan yang bermanfaaat.

Wakil Rektor IV, Drs KH, Mawardi Pewangi pada sambutannya mengatakan, ada beberapa peristiwa terjadi di saat bulan Ramadhan ini memerlukan kajian mendalam agar tidak salah memahami ilmu ilmu syar’i yang saat ini telah berkembang ditengah masyarakat.

“Diantara peristiwa yang terjadi di bulan Ramadhan yakni awal, diturunkannya Al-Quran yang menjadi penuntun dan pedoman, hidup umat manusia” ungkapnya Mawardi.

“Di bulan Ramadhan terjadi perang Badar yang mana perang itu dimenangkan Islam walaupun kekuatan persenjataan lawan lebih kuat, di bulan Ramadhan terjadi panaklukan Kota Mekkah yang sebelumnya dipenuhi oleh orang orang penyembah berhala dan setelah ditaklukkan akan kembali menyembah, Allah SWT”, tambahnya.

Peristiwa lainnya yang terjadi di bulan Ramadhan ini diturunkannya Malam Lailatulqadri dan di bulan Ramadhan ini Allah SWT tetapkan sebagai bulan ibadah yang mana orang yang berbuat kebajikan di bulan Ramadhan ini akan dilipat gandakan pahalanya.

Dari peristiwa peristiwa yang terjadi masih banyak pemahaman yang keliru dimasyarakat karena itu perlu ada pelurusan pemahaman ilmu Syar’i melalui kajian intensif Ramadhan ini.

Wakil Direktur Ma’had Al Birr, Dr Ali Bakri dalam laporannya mengatakan Ansyitha Ramadhan 1442 H, Mahad Al Birr Unismuh Makassar dilaksanakan selama enam hari (13-19/4/2021).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin sebagai bekal bagi mahasiswa dalam memperkuat ilmu Syar’i sesuai tuntutan Al-Quran dan Sunnah Rasulullah Muhammad SAW.

Ali Bakri berharap mahasiswa dapat mengikuti kajian intensif Ramadhan ini dengan, sungguh-sungguh agar tidak keliru memahami ilmu ilmu syarii tentu di Muhammadiyah sesuai dengan putusan Tarjih. (ulla/yahya).

Editor : Syahrul


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya