Rekomendasi Ganti Rugi Lahan KITA Non Tunai ki Tauwwa

14 April 2021 12:26
Rekomendasi Ganti Rugi Lahan KITA Non Tunai ki Tauwwa
Kadis PLH Sulsel, Ir. Andi Hasdullah, M.Si
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Salah satu rekomendasi rapat komisi penilai amdal Kawasan Industri Takalar adalah ditekankan langkah percepatan pembebasan lahan harus dilakukan secara non tunai.

Baik oleh pemrakarsa PT. Kawasan Berakit Nusantara (persero) maupun pihak Pemda Kabupaten Takalar guna peruntukan lokasi proyek strategis nasioanal Kawasan Industri Takalar seluas 3500 ha.

Menurut Kadis PLH Sulsel, Ir. Andi Hasdullah, M.Si ketika dihubungi BugisPos via WA, Rabu (14/4/2021) mendorong agar pembebasan lahan yang cukup luas ini, harus melibatkan masyarakat luas dengan harga yang layak.

“Kita dorong pemrakarsa dan Pemda Takalar untuk percepat pembebasan lahan apalagi inikan lokasi cukup luas dan tentu melibatkan banyak masyarakat pemilik yang terlibat, olehnya itu direkomendasikan agar ganti rugi lahan memperhatikan harga yang layak, kejelasan alas hak dan tidak hanya itu juga termasuk cara pembayaran dilakukan secara non tunai, pembayaran langsung kerekening pemilik lahan sehingga akuntabilitasnya dapat dipertanggung jawabkan,” urainya.

“Perihal tersebut terungkap dalam rapat komisi penilaian dokumen amdal yang berlangsung secara virtual pada tanggal 12 april 2021 yang lalu,” ucapnya.

“Pemprov Sulsel dan Pemkab Takalar tentu sangat berkepentingan pembebasan lahan ini dapat berjalan dengan baik karena ini merupakan kunci awal lokasinya harus dibebaskan lalu kemudian ada sosialisasi yang intensif dan transparansi dalam semua tahapan sampai pada pelaksanaan sehingga dapat berjalan lancar sesuai perencanaan yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya