Darana, 60 Both Ampiteater Tanjung Bunga Mubazir

18 April 2021 20:03
Darana, 60 Both Ampiteater Tanjung Bunga Mubazir
Inilah sebagian lapak untuk UMKM di amphiteater Tanjung Bunga kota Makassar yang terancam rusak sebelum digunakan/Foto: Mahaji Noesa
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Lebih dari 60 Both atau lapak yang dibangun untuk UMKM di lokasi amphiteater, tepi barat Danau Tanjung Bunga kota Makassar terancam Mubazir.
Sudah lebih dari satu bulan, sejak diresmikan 25 Pebruari 2021 oleh Nurdin Abdullah saat masih aktif sebagai Gubernur Sulsel, hingga Minggu, 18 April 2021 belum juga difungsikan.

Beberapa warga dari sekitar lokasi amphiteater terlihat memanfaatkan tempat di depan kotak lapak terkunci berjualan makanan dan minuman ringan.

Banyak orang datang ke tempat ini bersantai menanti waktu berbuka puasa.
“Malam hari selalu ramai dikunjungi anak muda,” menjelaskan seorang bapak pengunjung dari Jl Cenderawasih, Minggu sore kepada BugisPos.com Lalu menjelaskan telah beberapakali menghubungi petugas jaga di sekitar amphiteater, tapi tidak ada yang mengetahui kepada siapa harus dihubungi untuk menyewa both di lokasi tersebut.

Amphiteater dibangun masa Rudy Jamaluddin, Pjs Walikota Makassar. Merupakan bagian awal dari rencana Pemprov Sulsel kolaborasi Pemkot Makassar membangun Jl Metro Tanjung Bunga sepanjang 7 km dengan lebar 50 meter dilengkapi pedestrian dan jalur lambat.

Amphiteater dibuat sepanjang 250 x 50 meter menggunakan dana Rp30 miliar dari APBD kota Makassar.

Namun Mohammad Ramdhan Pomanto yang dilantik berpasangan Fatmawati Rusdi tanggal 26 Pebruari 2021 sebagai Walikota dan Wakil Walikota definitif kota Makassar periode 2021 – 2026 menyatakan menolak untuk melanjutkan rencana pembangunan jalan dan pedestrian Tanjung Bunga tersebut. Alasannya, masih dibutuhkan banyak dana berkaitan dengan pencegahan penularan Covid-19 dan pemulihan ekonomi warga.

Pasca Gubernur Nurdin Abdullah ditangkap KPK 27 Pebruari 2021 dinihari di rumah jabatan Gubernur Sulsel, kelanjutan pengelolaan amphiteater dengan lapak-lapak UMKM-nya tidak jelas siapa bertanggungjawab, pihak Pemkot Makassar atau Pemprov Sulsel.
Lebih dari 60 lapak untuk UMKM di lokasi amphiteater bakal terancam Mubazir, terancam rusak sebelum digunakan. “Darana,” komentar seorang pengunjung dalam logat Makassar. Berarti sesuatu yang dibuat sia-sia tak dimanfaatkan. (aji)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya