Kasus Pengrebekan Narkoba, ini mi Penjelasannya Ketua RT Sofyan

18 April 2021 16:36
Kasus Pengrebekan Narkoba, ini mi Penjelasannya Ketua RT Sofyan
Ilustrasi.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Berita kasus penggrebekan pelaku narkoba di Kepulauan Selayar menjadi viral di media dan masyarakat karna ada nya beberapa informasi yang di sampaikan Res narkoba di bantah oleh pihak keluarga AE, yaitu berbedanya alat bukti yang di amankan oleh Res narkoba dan keterangan saksi dan Urine saudara AE yang tidak di kirim ke labfor serta pasal yang di sangkakan kepada AE yaitu pasal Bandar.

Akhirnya media mendatangi dan konfirmasi langsung sang, Ketua RT, Sofyan alias Fian, di kediamannya, Minggu, 18/4/2021.

Fian mengatakan bahwa, “pada saat saat pengrebekan saya sebagai pemerintah setempat di panggil menjadi saksi yang saya lihat itu Tidak ada Buku, Rekening dan, ATM, Serta Timbangan ceristal karena saya turut serta menyaksikan dan malah saya ikut tanda tangan sebagai saksi barang bukti yang ada didapat dalam rumah saudara AE,” katanya.

Lain halnya dengan Tia seorang Ibu Rumah tangga yang dikonfirmasi media di kediamannya, jln. PIere Tendean, Kelurahan Benteng Minggu, 18/4/2021, mengatakan, bahwa barang bukti yang didapat itu di rumah ipar saya, Berupa, 1, buah Timbangan Keristal, 2, Kartu ATM, 1, Buku Rekening, itu yang didapat saat penggeledahan di rumah ipar saya termasuk juga anaknya, Bh, bernisial AG yang bersembunyi dalam kamar.

“Bahwa pada hari itu yang berhasil di amankan polisi, yaitu, 1 Unit, Motor Vario Milik, BH, 2 Kartu ATM, serta 1, Buku Rekening, 1 buah Timbangan kristal” katanya Tia.

Sementara itu Penyidik Res Narkoba Polres kepulauan selayar, Aipda Muh Syahrir, yang di konfirmasi media melaluil telepon/WA, Namun sudah tidak aktif selulernya. (TIm/UH)

Editor : Syahrul


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya