Pasar Senggol Mattoangin Padat Sidempedempe ki di Malam Lebaran

12 May 2021 22:52
Pasar Senggol Mattoangin Padat Sidempedempe ki di Malam Lebaran
Beginilah suasana kepadatan pengunjung di salah satu lorong Pasar Senggol Mattoanging kota Makassar di Malam Lebaran, Rabu (12/5/2021) malam. Rapat berdempet-dempetan/Foto: Mahaji Noesa

BugisPos – Padatnya kunjungan warga berbelanja ke Pasar Senggol Mattoangin kota Makassar di malam lebaran, Rabu (12/5/2021) malam sulit dihindari terjadinya kerumunan-kerumunan pengunjung.

Bukan cuma bersenggol-senggolan, pengunjung pasar bahkan padat rapat. “Sidempedempe ki tau pappasara ka (bhs. Makassar, artinya pengunjung pasar saling berdempet-dempetan,” jelas seorang Juru Parkir di pintu masuk bagian utara Pasar Senggol.

Menurut sejumlah Jukir, sudah tiga malam berturut pengunjung Pasar Senggol terasa padat sekali.

Sebelum masa Pandemi Covid-19, pasar yang menempati sepanjang badan Jl Hati Murni pada malam hari, jika malam lebaran jual beli berlangsung hingga subuh hari.

Saat ini petugas Makassar Recover dari kecamatan Mariso memberi pembatasan Pasar Senggol hanya dapat beroperasi hingga pukul 22.00 Wita setiap malam.
Beberapa waktu lalu sejumlah Pedagang mencoba melanggar batas waktu ditetapkan, dan semua dibuat buyar karena petugas memutuskan aliran listriknya.

Kepadatan warga saling berdempet-dempetan terlihat di tiga pintu masuk pasar. Masing-masing dari arah timur Jl Cenderawasih, dari arah barat Jl Nuri, dan pintu masuk dari arah utara Jl KS Tubun.

Para petugas Makassar Recover dari Kecamatan Mariso menggunakan pengeras suara mengingatkan agar setiap pengunjung menggunakan masker.

Akan tetapi padatnya kunjungan, sukar mengelakkan terjadinya batasan jarak arus pengunjung yang bahkan harus berdempet-dempetan. Apalagi lorong-lorong pintu masuk pasar memang sempit.

“Tiga hari terakhir pengunjung Pasar Senggol sudah mulai padat sejak waktu selesai berbuka puasa,” jelas seorang ibu, penjual gorengan di sekitar pintu masuk dari arah utara Pasar Senggol.

Saat sibuk padatnya pengunjung di Pasar Senggol justeru petugas pemadam kebakaran menghalau dengan melakukan penyemprotan air terhadap penjual daging ayam, ketupat dan berbagai jenis bumbu di Pasar Pabaengbaeng yang menggelar dagangan hingga malam hari menempati sebagian badan Jl Sultan Alauddin.

Mengakibatkan arus lalu-lintas macet panjang.

Semoga malam ini Pasar Senggol tidak sampai disemprot air armada pemadam kebakaran, harap sejumlah penjual.

“Mudah-mudahan petugas juga ngerti jika kita berjualan langgar lebih sedikit dari batas waktu penjualan yang ditetapkan hanya sampai jam sepuluh. Ini malam terakhir kodong melayani pembeli untuk keperluan lebaran,” komentar Aty, salah satu penjaga lapak jualan pakaian di Pasar Senggol. (aji)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya