Camat dan Lurah Dongo’ yang Tidak Dukung Makassar Recover

11 July 2021 07:55
Camat dan Lurah Dongo’ yang Tidak Dukung Makassar Recover

BugisPos — Bila ada Lurah dan Camat di kota Makassar yang nyata tidak mendukung program Wali Kota/Wakil Wali Kota Makassar Danny Pomanto – Fatmawati Rusdi, terutama pada program Makassar Recover, maka hal itu sungguh disayangkan. Mereka itulah yang layak disebut tau dongo’ (orang bodoh)

Demikian diungkapkan Ketua Sahabat DP (SDP), Usdar Nawawi, Sabtu, 10/7/21, mepada sejumlah media. Dikatakan, Lurah dan Camat sebagai bahawan sangat tidak pantas melawan atau berupaya menggagalkan program kerja Wali Kota Makassar, utamanya Makassar Recover. Karenanya, mereka pantas secepatnya dicopot dari jabatannya.

Menurut Usdar, seharusnya bila memang tidak sejalan dengan Wali Kota/Wakil Wali Kota, karena pada Pikada wali kota 2020 lalu beda pilihan, lansung saja mengundurkan diri jadi jabatan Lurah atau Camat. Itu lebih terhormat, ketimbang tetap pada jabatan lantas mempengaruhi masyarakat untuk tidak mendukung program Makassar Recover. Itu sungguh merusak program Pemkot Makassar.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, sungguh geram terhadap sejumlah Lurah dan Camat di Kota Makassar, yang tidak mendukung penanganan Covid-19 melalui Makassar Recover. Karena itulah Danny Pomanto berencana memecat sejumlah Camat dan Lurah yang membangkang tersebut,

“Insya Allah, Minggu depan saya pasti pecat Lurah dan Camat. Pasti mi saya pecat, pasti mi saya pecat,” tegas Danny Pomanto kepada wartawan, Sabtu, 10/7/21.

Danny Pomanto mengatakan, banyak lurah dan camat yang tidak mendukung program Makassar Recover yang sementara diupayakan berjalan.

“Saya kira, banyak Lurah dan Camat yang menyampaikan sikap tidak tidak mendukungnya terkait Makassar Recover,” jelasnya.

Danny bahkan menyebutkan, bahwa setidaknya ada dua Camat dan 30 Lurah yang akan dipecat tersebut. Hal ini dilakukan karena mereka tak mengirim tim dari kecamatannya untuk mengikuti program pelatihan Makassar Recover, padahal telah diminta jauh-jauh hari sebelumnya.

“Jadi sekitar 30-anlah camat-lurah dipecat. Insyaallah saya akan selesaikan. Sudah cukup waktu, sudah cukup sosialisasi, sudah cukup contoh perlihatkan dan tidak berubah, saya akan eksekusi,” kata Danny.

Meski sejumlah Lurah dan Camat tidak memberikan dukungannya terhadap Makassar Recover, namun Pmekot Makassar telah menerjunkan Satgas Detektor untuk mencari masyarakat yang terpapar virus corona tersebut.

“Satgas sudah turun mencatat dulu, kalau ada yang sudah berciri, langsung di testing PCR ataupun Antigen,” tegas Danny Pomanto (darna)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya