Matemija, Pemkab Maros Dapat ki Kritikan dari PB HMI

15 July 2021 20:19
Matemija, Pemkab Maros Dapat ki Kritikan dari PB HMI
Misbahuddin Nur, Pengurus PB HMI.

BugisPos — Pemerintah Kabupaten Maros secara massif setiap tahunnya memberikan dana hibah/pembangunan yang bersumber APBD kepada instansi vertikal yang di Maros mendapat kritikan dari Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Menurut Misbahuddin Nur, Pengurus PB HMI, menilai seringnya instansi vertikal yang di Maros mendapatkan dana hibah/pembangunan akan menimbulkan tumpah tinggi antara APBD dengan APBN.

“Dana hibah/pembangunan kepada instansi vertikal dari APBD sering menimbulkan permasalahan dan menjadi temuan BPK karena tidak mempunyai landasan hukum yang kuat dan berpotensi tumpang tindih dengan APBN,” jelasnya Boddonk sapaan akrabnya.

Lanjutnya, dengan demikian Pemerintah Kabupaten Maros diminta untuk tidak lagi memberikan dana hibah/pembangunan.

Pemberian dana hibah/pembangunan ini sudah terjadi sejak tahun 2017 hingga sekarang 2021.

“Baru-baru ini, dari instansi Polres Maros mendapatkan pembangunan rumah aman (lanjutan) dan renovasi divisi humas Polres Maros dengan nilai HPS 2,5 milliar, sedangkan instansi Kejari Maros juga mendapatkan pembangunan pelataran, pos jaga,alcopanel kantor Kejari Maros dengan nilai HPS 1,5 milliar,” jelasnya Boddonk.

Selain itu, instansi Kodim Maros juga mendapatkan rehabilitasi kantor Kodim Maros dan pos jaga dengan nilai HPS 1,5 milliar.

“Meskipun dalam Permendagri 32 Tahun 2011 menyatakan perbolehkan pemberian dana hibah tetapi kalau secara massif yang terjadi setiap tahunnya dari 2017 hingga 2021 ini juga sangat keliru,” lanjutnya.

Boddonk berharap Pemerintah Kabupaten Maros harus berpikir bahwa masih banyak daerah yang ingin mendapatkan fasilitas penunjang untuk meningkatkan perekonomian di pelosok-pelosok Maros.

“Ketika dana tersebut Pemkab Maros menggunakan untuk di pelosok-pelosok Maros, tentunya akan lebih bermanfaat untuk masyarakat yang belum mendapatkan fasilitas jembatan maupun jalan beton,” pungkas Boddonk.

Editor : Syahrul

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya