Aiiii ,,, Dicopot mi 23 Lurah di Makassar

22 July 2021 10:39
Aiiii ,,, Dicopot mi 23 Lurah di Makassar
Illustrasi Topi Lurah Komando

BugisPos — Beberapa waktu yang lalu, Wali Kota Makassar mengumumkan ada 30 lurah di Makassar yang dinilai telah berupaya menggagalkan program Makassar Recover. Mereka ditengarai memprovikasi warganya agar menolak program Makassar Recover. Padahal program ini adalah langkah taktis untuk melawan pandemi Covid-19

Namun kemudian yang dicopot baru sebanyak 23 Lurah yang dicopot dari jabatannya. Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Munandar membenarkan pencopotan 23 lurah tersebut.

Kata Munandar, 23 Lurah tersebut sementara digantikan dulu oleh Plh (Pelaksana Harian) antara lain oleh Sekretaris Lurah, sambil menunggu hasil pemeriksaan Inspertorat. Pencopotan Lurah ini adalah pembebasan sementara.

Dikatakan, saat ini pihaknya sedang merampungkan seluruh berkas yang diperlukan. Munandar tidak menyebut nama dan lurah di wilayah mana.

Yang pastinya, kata Munandar, dari 23 lurah yang dicopot, ada beberapa kecamatan yang tidak terkena kebijakan ini, yakni di Kecamatan Sangkarrang dan Ujung Tanah.

Namun, di Kecamatan Tamalate menjadi yang terbanyak, karena ada tiga lurah yang diberhentikan. Kemudian di kecamatan lain rata-rata ada dua lurah.

“Terkait lurah yang dicopot, tidak semua kecamatan ada, ada juga tidak ada. Tamalate tadi tiga, yang lain dua, yang tidak ada itu di Kecamatan Sangkarang, Ujung Pandang juga tidak ada, yang lain rata-rata ada dua. Ada juga yang hanya dikasih peringatan,” kata Munandar.

Wali Kota Danny Pomanto sudah terlihat dongkol terhadap lurah yang coba menggembosi program Makassar Recover itu.

“Beberapa lurah sudah terang-terangan mengatakan tidak ada Makassar Recover. Tapi lurah-lurah ini sudah teridentifikasi dan akan saya selesaikan minggu depan,” kata Danny.

Dikatakan, Lurah-lurah yang teridentifikasi tersebut memang selama ini memiliki kinerja yang buruk dan dinilai hanya menyusahkan masyarakat.

“Karena mereka memprovokasi masyarakat, memang lurah-lurah ini kinerjanya jelek, dan cenderung menjilat saja kerjanya, menyusahkan masyarakat,” tegasnya.

Wali Kota juga memastikan bakal bakal mengganti para camat yang ikut menghambat jalannya program Makassar Recover.

“Pasti saya selesaikan, tadinya mau saya sisakan setelah resetting, tapi saya percepat ini,” tuturnya (++)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya