Andi Utta Semangati ki Peserta Pelatihan Wirausaha PMI Purna

23 July 2021 11:58
Andi Utta Semangati ki Peserta Pelatihan Wirausaha PMI Purna

BugisPos,- Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Sulawesi Selatan menggelar pelatihan kewirausahaan bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna dan keluarganya.

BP2MI memiliki program pemberdayaan PMI khususnya PMI purna dan keluarganya dalam bentuk kegiatan pelatihan kewirausahaan yang dititikberatkan pada 5 bidang
program yaitu Bidang Ketahanan Pangan, Bidang Ekonomi Kreatif, Bidang Pariwisata, Bidang Jasa, dan Bidang Industri Digital.

Ketua Panitia, Rani menjelaskan, kegiatan pelatihan kali ini adalah pelatihan kewirausahaan yang terkait dengan bidang Pariwisata khususnya usaha kuliner pembuatan abon dan sambal Tuna

Kegiatan dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan membuka wawasan PMI terkait
dengan pengembangan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi diri sendiri, keluarga,
maupun sumber daya alam yang tersedia di lingkungan sekitar.

“Kita mengharapkan pelatihan ini menghasilkan output PMI purna dan keluarganya yang terampil dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk berwirausaha,” kata Rani paslda pembukaan pelatihan di aula Kantor Desa Bontotangnga, Kamis 22 Juli 2021.

“Pelatihan dilaksanakan dalam empat angkatan. Setiap angkatan dua puluh orang peserta,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba HA.Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, atas inisiasi dan kerjasamanya dalam melaksanakan kegiatan pelatihan kewirausahaan, guna memberikan modal keterampilan kepada para PMI yang sudah kembali ke kampungnya di Kabupaten Bulukumba.

“Ini sebuah solusi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan mengolah ikan tuna sehingga bernilai ekonomi tinggi,” ucapnya.

” Selain itu, pemerintah daerah, akan membantu menfasilitasi akses bantuan modal permodalan di perbankan. Cukup laporkan saja di pemerintah setempat dan kita fasilitasi di perbankan,” katanya.

Tetapi lanjut Andi Utta, bantuan modal itu jangan dipakai perbaiki rumah atau beli kursi sudut. Tapi betul-betul dipakai menjadi modal kerja.

Masa pandemi berdampak pada hampir semua sektor, sehingga Andi Utta meminta warga jangan berputus asa dan tetap semangat mencari peluang-peluang yang ada.

“Situasi serba sulit seperti ini biasanya melahirkan kreatifitas dan inovasi dari masyarakat,” tambah Andi Utta memberi semangat.-(Rls/ Suaedy)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya