Cinta Segi Tiga Bersemi Satu Atap Tauwwa

31 July 2021 02:23
Cinta Segi Tiga Bersemi Satu Atap Tauwwa
Duda 20 tahun asal Dusun Baturiti Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Qori Akbar, menikahi dua perempuan sekaligus yakni Nur Husnul (20) asal Dusun Batugulung Desa Prabu dan Yunanita Ruri (21)

BugisPos — Cinta segi tiga dalam satu atap terjadi di Kabupaten Lombok Tengah.

Duda 20 tahun asal Dusun Baturiti Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Qori Akbar, menikahi dua perempuan sekaligus yakni Nur Husnul (20) asal Dusun Batugulung Desa Prabu dan Yunanita Ruri (21), warga Dusun Sade Desa Rembitan Kecamatan Pujut.

Pernikahan pria kelahiran 10 Juni 2001 itu langsung viral di media sosial. Dia mengucapkan ijab kabul untuk Nur Husnul asal Desa Rambitan dan Yun Anita Nuri asal Desa Prabu, secara bergiliran. Akad nikah disaksikan wali kedua mempelai, tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah warga

“Mahar masing-masing istri saya itu sebesar Rp 1,25 juta dan seperangkat alat salat dibayar tunai,” ujar Qori didampingi kedua istri dan Kepala Dusun (Kadus) Baturiti Lahirudin.

Buat Qori, jumlah mahar itu sebagai gambaran bahwa pernikahan yang dijalankannya adil dan merata. Tidak ada berat sebelah dan tak ada yang dibeda-bedakan. Karena kedua istrinya sama-sama memiliki hak dan kewajiban. “Kami pun satu rumah, tetapi beda kamar,” katanya. Bagaimana mengatur malam pertamanya? Qori tersenyum sembari menundukkan kepala. Dia malu menceritakannya. Begitu pula kedua istrinya. “Yang pasti, saya sudah lega dan sudah merasa nyaman,” ujarnya.

Saat ini, ia menjalani kehidupan layaknya pasangan pangantin baru pada umumnya. Masih berbulan madu, berbagi kasih sayang dengan kedua istrinya.

Pertanyaan selanjutnya, mana yang paling enak masakan kedua istrinya. Sembari malu-malu, Qori mengatakan keduanya sama-sama enak. Menurut Qori, senyum kedua istrinya sama-sama manis, apalagi tutur kata dan perilakunya sama-sama baik, sopan dan santun. “Sebagai istri, kami siap akur dan baik-baik saja,” sambung Yun Anita Nuri. Perempuan kelahiran 15 April 2000 tersebut berjanji, siap menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Baik pada suami maupun istri pertama dari suaminya. “Karena kami bekerja bersama-sama, masak bersama-sama dan makan bersama-sama. Kami bertiga kompak,” tambah Nur Husnul. (dss/r5)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya