Madeceng, Wali Kota Makassar Bersama Bupati Gowa Koordinasi Dan Keselarasan Perpanjangan PPKM Antara Makassar Gowa

03 August 2021 19:11
Madeceng, Wali Kota Makassar Bersama Bupati Gowa Koordinasi Dan Keselarasan Perpanjangan PPKM Antara Makassar Gowa
Maksud kedatangan Adnan ini adalah untuk menindak lanjuti keputusan Presiden RI, Joko Widodo terkait perpanjangan PPKM Level 4 di sejumlah daerah.

BugisPos — Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menerima kunjungan Bupati Gowa, Adnan Purichta di Kediaman pribadinya, Selasa (3/8/21).

Maksud kedatangan Adnan ini adalah untuk menindak lanjuti keputusan Presiden RI, Joko Widodo terkait perpanjangan PPKM Level 4 di sejumlah daerah.

“Hari ini saya mendatangi pak wali untuk koordinasi soal penyelarasan waktu PPKM sebelum beliau menandatangani konsep tersebut. Kami mau selaraskan waktu buka tempat usaha. Biar tidak terjadi kebingungan warga Gowa dan Makassar. Karena kan warga saya itu 45 persen beraktivitas di Makassar begitupun sebaliknya,”kata Adnan.

Selain membahas penyelarasan waktu. Adnan juga banyak bertanya bagaimana cara Danny menangani penyebaran virus corona di Kota Makassar yang mengalami Fluaktif. Mengingat Makassar memasuki level 4 dan Gowa Masih level 3.

“Alhamdulillah saya diterima dengan baik dan meminta konsep PPKM kota Makassar. Kita butuh koordinasi yang apik untuk memutus rantai covid ini. Semua aspek apalagi kita nanti Pemkot Makassar membangun posko-posko di perbatasan,” jelasnya.

Senada, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan isi draf PPKM hampir sama dengan sebelumnya namun pihaknya akan tetap menegaskan protokol kesehatan.

“Saya terima kasih Pak Bupati Gowa ini berkunjung. Karena suatu masalah bisa selesai jika kita saling koordinasi. Terutama dalam tegas prokes sehingga Makassar aman dan Gowa juga aman. Kita bicara metropolitan. Saya kira kalau diliat pasalnya tidak ada bedanya, cuman penerapannya lebih selaras dan lebih tegas antara Kabupaten Gowa dan Kota Makassar,” ujarnya.

Penerapan PPKM kali ini, kata Danny akan lebih mendengarkan permintaan masyarakat dengan metode pertimbangan protokol kesehatan.

“Kita akan pantau terus pelaku usaha yang beroperasi. Misalnya, secepatnya insyaAllah Gowa akan menerapkan metode swab antigen yang sama dengan metode kita. Jadi saya kira sekarang ini pemimpin harus berkomunikasi detail. Tetap berkoordinasi juga dengan TNI-Polri,” terangnya.

Danny berharap koordinasi pada kondisi “darurat” seperti ini, bisa mempercepat pemutusan penyebaran Covid 19 dalam menyelaraskan berbagai program yang tengah digencarkan oleh masing-masing daerah.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya