HTTP Status[404] Errno [0]

Tabe, Selamat Jalan Syahrir Wahab

08 August 2021 21:06
Tabe, Selamat Jalan Syahrir Wahab
Drs. H. Syahrir Wahab, MM, Bupati Kepulauan Selayar, Dua Periode, Tahun 2005 - 2010 dan Tahun 2010 - 2015, Minggu (11/8/2021), sekitar pukul 11. 00 Wita.
Catatan Usdar Nawawi

BugisPos — Innalillahi wainnailaihi rajiun, Syahrir Wahab berpulang ke Rahmatullah, Minggu, 8 Agistus 2021 di RS Sayang Rakyat Makassar.

Syahrir Wahab adalah pribadi yang baik. Mudah diajak komunikasi.

Ketika dia menjabat Asiaten III Pemkot Makassar di zaman Wali Kota Malik B Masry, ruang kerja Syahrir Wahab di lantai 2 Balaikota dijadikan tempat ngopi Wartawan yang tugas di Balaikota, termasuk penulis.

Bahkan saat Syahrir Wahab tidak ada, ruangan itu tetap saja terbuka untuk Wartawan.

Syahrir Wahab kemudian pindah tugas di Pemprov Sulsel dan menjabat Kepala BP-7 Provinsi Sulsel.

Sekali waktu BP-7 dibubarkan, dan Syahrir Wahab kelimpungan karena kehilangan jabatan.

Sekda Sulsel waktu itu, Hakamuddin Jamal, menelpon Syahrir agar mengahadap. Kebetulan Saya ada di ruang Sekda.

Selanjutnya Hakamuddin membawa Syahrir Wahab mengahadap ke gubernur HZB Palaguna.

Hasilnya, Syahrir Wahab ditunjuk menjabat Sekda Jeneponto.

Ini cerita Hakamuddin ke Saya. Sekali waktu Hakamuddin Jamal mempertemukan Akib Patta yang waktu itu menjabat Kadispenda Sulsel, dengan Syahrir Wahab.

Kesimpulan pertemuan, kata Hakamuddin, Akib Patta yang duluan maju jadi bupati Selayar satu periode, selanjutnya Syahrir Wahab yang maju.

Tapi entah mengapa, ternyata Akib Patta lanjut ke periode kedua.

Akib Patta dan Syahrir Wahab adalah putra asli Selayar. Keduanya tokoh berpengaruh di Selayar.

Sekali waktu Syarir Wahab me nelpon minta Saya menemui dia di Jeneponto.

“Saya mau maju di pilkada Selayar tapi tidak ada uang. Bagaimana ini jalan keluarnya?” kata Syahrir Wahab via telepon.

Saya jawab : “Kita pakai orang pintar saja. Kita libatkan dunia gaib”

Syahrir Wahab mengiyakan, dan Saya pun ke Jeneponto bersama Ir.Dahyar dan seorang orang pintar dari Mamuju.

Namun hasil pertemuan dengan Syahrir Wahab di rujab Sekda Jeneponto tersebut, tidak berlanjut.

Atas permintaan Syahrir Wahab, Saya kemudian menghubungkan dia dengan Hakamuddin Jamal, untuk mendapatkan sumber pembiayaan. Dan akhirnya Syahir Wahab memenangkan Pilkada Bupati Selayar. Bahkan Syahrir Wahab menjabat bupati Selayar dua periode.

Tahun lalu Saya ditelepon Syahrir Wahab minta dibantu dicarikan mustika merah delima lokalan.Tapi sampai saat ini permintaan tersebut belum membawa hasil. Dan Syahrir Wahab talah pergi untuk selamanya.

Selamat jalan Pak Syahrir, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT ***

358 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya