Kodong, Kondisi Keuangan Pemprov Sulsel Masih Sakit

02 September 2021 09:19
Kodong, Kondisi Keuangan Pemprov Sulsel Masih Sakit
Andi Darmawan Bintang

BugisPos — Andi Sudirman Sulaiman, sejak menjabat pelaksana tugas gubernur Sulsel, terlihat telah bekerja ekstra keras dalam membenahi kinerja pemerintahan. Namun pada sisi lain, ada kesan kualitas kinerja pejabat tertentu masih kurang mendukung langkah pemimpin Sulsel tersebut.

Satu contoh, hingga akhir Agustus 2021 ini, tampaknya situasi keuangan di Pemprov Sulsel masih dalam kondisi sakit. Masih menyedihkan. Hal itu dapat dibuktikan pada situasi kerjasama media dengan Diskominfo Sulsel, yang pada triwulan kedua (April, Mei dan Juni 2021) hanya bisa dibayarkan oleh BKAD Sulsel untuk April, itupun nanti pada akhir Agustus 2021 ini dibayarkan. Selebihnya entah kapan direalisasi.

Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang menyebut, serapan anggaran Pemprov Sulsel akan normal pada triwulan III dan IV mendatang. Ia mengakui, triwulan I dan II kondisi anggaran di Sulsel memang sangat minim.

Dikatakann, pada masa tersebut, Sulsel masih melakukan perbaikan-perbaikan pasca adanya insiden penangkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Andi Darmawan mengatakan, sejauh ini sudah ada perkembangan terkait dengan penyerapan anggaran.

“Kami berharap, sebagian besar penyerapan anggaran akan muncul di triwulan ketiga dan juga di triwulan keempat,” ucap Andi Darmawan Bintang dilansir dari rilis yang dpublis Tribun-timur.com, Sabtu, 19/6/2021 lalu.

Darmawan menyebutkan, rendahnya serapan anggaran Sulsel bisa mendorong para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja lebih keras lagi dalam melaksanakan percepatan realisasi APBD. Rendahnya serapan APBD tersebut tentu selaras dengan minimnya proyek-proyek yang berjalan di Sulsel.

Menaggapi ucapan Andi Darmawan ini, beberapa founder media mengatakan, agaknya alasan Darmawan tersebut, tak bisa dikaitkan dengan kinerja Diskominfo Sulsel, yang justeru setiap hari sukses mempublis informasi terkait kegiatan Plt Gubernur, PKK, dan Sekprov Sulsel atas kerjasama dengan sejumlah media.

Salah seorang founder media kepada media ini mengatakan, anggaran Diskominfo Sulsel tak bisa dikaitkan dengan proyek-proyek fisik di Pemprov Sulsel. Anggaran proyek fisik lain, anggaran media di Diskominfo juga lain. Memangnya nanti proyek fisik itu berjalan baru juga anggaran Diskominfo bisa berjalan normal ?

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Drs. Muhammad Rasyid, dikonfirmasi perihal kondisi pencairan anggaran Diskominfo untuk triwulan kedua, 23/8/21, hingga berita ini dipublis, Rasyid belum memberi respon apapun. Mungkin saja yang bersangkutan masih sangat sibuk (arul)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya