HTTP Status[404] Errno [0]

Banyak Permintaan mi, PKS Makassar Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah

12 September 2021 18:40
Banyak Permintaan mi, PKS Makassar Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah
Sekretaris PKS Kota Makassar, Muhammad, S.Kom dalam sambutannya mengatakan pelatihan ini merupakan hasil pemikiran kreatif antar 2 Bidang DPD, BPKD dan BPKK

BugisPos — Kewajiban sesama muslim terhadap muslim yang meninggal salah satunya yaitu merawat jenazahnya. Tata cara merawat jenazah merupakan ilmu yang disyariatkan Islam diantaranya memandikan, mengafani, menyolati hingga menguburkan.

Dinilai pentingnya ilmu tersebut, mendasari PKS Kota Makassar menggelar pelatihan penyelenggaraan jenazah yang merupakan program kolaborasi antar Bidang Pembinaan Keumatan & Da’wah (BPKD) dengan Bidang Perempuan & Ketahanan Keluarga (BPKK), Sabtu, 11/09/2021 di Aula Kantor PKS Kota Makassar.

Sekretaris PKS Kota Makassar, Muhammad, S.Kom dalam sambutannya mengatakan pelatihan ini merupakan hasil pemikiran kreatif antar 2 Bidang DPD, BPKD dan BPKK. Selain itu, tujuannya untuk memberi wawasan kepada anggota PKS utusan dari DPC dan RKI yang tersebar di seluruh kecamatan se-Makassar.

“Kami melihat banyak permintaan dan kebutuhan terhadap ilmu tentang merawat jenazah ini, sehingga kita mengutamakan anggota di tingkat DPC maupun RKI Kecamatan, “Ungkapnya di hadapan 50 peserta.

“Sejak pagi tadi, banyak pesan masuk di HP saya, minta ikut pelatihan ini yang jumlahnya melebihi kuota. Tapi karena kita menjaga protokol kesehatan, nanti kita akan adakan pelatihan begini di setiap DPC, insya Allah.“ sambungnya.

Pada pelatihan itu, dibagi ke dalam dua sesi, yaitu sesi materi dasar dan sesi praktik langsung. Pada materi dasar yang disampaikan oleh Ustadz Fathullah Fathoni, diberikan pencerahan aturan-aturan dalam merawat jenazah baik secara fiqh perbandingan mashab dan penyesuaian terhadap budaya setempat yang pada intinya mayat tersebut harus dipastikan sesuai dengan rukun-rukunnya.

“ini jika dibahas bakal panjang pembahasannya. Namun secara umum dan afdhol bisa merujuk ke pendapat mayoritas ulama dan tidak membenturkan pada budaya setempat yang tidak melanggar syariat,“ terangnya.

Setelah materi dasar, peserta diarahkan dan dibagi beberapa kelompok untuk praktik secara langsung baik secara ilmu syar’i maupun kebiasaan budaya setempat.

Andi Rizal, salah satu peserta mengatakan pelatihan ini penting untuk bekal kepada anggota PKS dalam hidup bermasyarakat. “Hukumnya Fardu Kifayah, tapi jarang sekali orang bisa melakukan perawatan jenazah, apalagi sesuai syariat Islam. Meskipun ada, kebanyakan dari mereka sudah berusia tua,” pungkasnya.

134 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya