HTTP Status[404] Errno [0]

Madeceng, DPLH Sulsel Dukung Masyarakat Peduli Lingkungan di K-Apel

26 September 2021 21:21
Madeceng, DPLH Sulsel Dukung Masyarakat Peduli Lingkungan di K-Apel
Kiri ke kanan : ibu Bulqis dan ibu Dra. Hj. Rahmawati, M.Si.

BugisPos — Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulawesi Selatan sangat mendukung kegiatan masyarakat peduli lingkungan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala DPLH Sulsel, Ir. Andi Hasbi, M.T melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Dra. Hj. Rahmawati, M.Si Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DPLH Sulsel pada Ulang Tahun Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) di lorong Dg. Jakking Parangtambung, Minggu (26/9/2021).

Dalam salah satu sambutannya, mengatakan bahwa mengolah bumi ini bukan hanya karena kita hidup.didalamnya, akan tetapi karena kita semua butuh bumi yang sehat.

Maka mengolah bumi dengan teknologi ramah lingkungan memiliki 6 komponen penting, yaitu, refine, reduce, reuse, recycle, recovery dan retrieve energy.

Penerapan prinsip 3 R ataupun 6 R ini sesuai RPJMN melalui circular ekonomy dalam banyak sektor yang diyakini mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi covid 19.

DPLH Sulsel sesuai sambutan tertulis Kadis PLH sangat mendukung ibu-ibu K-Apel pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya yang peduli terhadap lingkungan dengan penerapan 3R (Reduce-Reuse-Recycle).

Ditempat yang sama, Founder K-Apel Rahman Rumaday mengucapkan terima kasihnya kepada DPLH Sulsel yang memberikan perhatian besar terhadap masyarakat peduli lingkungan.

“Terima kasih buat DPLH Sulsel, utamanya buat Pak Kadis Ir. Andi Hasbi, M.T yang telah mendelegasikan undanganya kepada ibu Dra. Hj. Rahmawati, M.Si yang begitu familiar dan sangat sabar mengikuti acara kami hingga detik terakhir. Bayangkan beliau itu sudah datang sebelum jam 8.00 wita, kita semua tuan rumah yang malah tidak on time. Betul-betul beliau ini sangat patuh dan disiplin, ini tak lepas juga dari arahan bapak Kadis juga tentunya,” ujar Rahman yang akrab disapa Maman.

“Mengenai 3R, 6R dan circular economy itu tadi yang dibacakan ibu Kabid, sangat sejalan dengan program kami di K-Apel. Kami memiliki program yang kami beri nama LIKE (Literasi Kemandirian Ekonomi). LIKE ini sendiri memanfaatkan sampah-sampah seperti botol-botol bekas, gelas plastik yang dibuat kerajinan tangan seperti bosara, talang toples serta semua perabot yang biasa ada di meja itu kami buat disini, untuk kemudian kami jual untuk penambahan income keluarga ibu-ibu di komunitas,” terangnya lagi.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih buat Pak Kadis, ibu Rahmawati dan ibu Bulqis atas kehadirannya di komunitas kami untuk ikut berbagi kebahagiaan, berbagi cinta bersama kami,” tutupnya. (Awing)

332 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya